Hujan deras menyebabkan banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3).
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Muchtar Zakaria menyebut ketinggian air bahkan mencapai 1,7 meter, sehingga puluhan warga terpaksa dievakuasi oleh petugas.
Salah satu lokasi terdampak berada di Jalan H. Mardah, RT 06/RW 03. Di titik ini, banjir cukup tinggi hingga memaksa petugas mengevakuasi 47 warga.
"Ketinggian air 1,7 meter. Jumlah yang dievakuasi 47 jiwa terdiri dari 6 balita dan 6 lansia, 1 ibu hamil, 2 orang sakit,” kata Muchtar saat dihubungi kumparan.
Ia menyebut sebanyak dua unit rescue, satu unit selang, dan satu unit perahu karet dikerahkan dengan total 10 personel.
“Situasi air ada penurunan 5 cm,” katanya.
Selain itu, banjir juga terjadi di Jalan H. Syarif, RT 8/RW 10 yang masih di Kelurahan Cibubur, dengan ketinggian air mencapai 105 cm. Di lokasi ini, enam warga turut dievakuasi.
"Ketinggian air 105 cm. Jumlah yang dievakuasi 6 jiwa," ungkap Muchtar.
Pihaknya mengerahkan satu unit light rescue dan empat personel. Ia juga memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman.
“Evakuasi berhasil dengan aman," tuturnya.
Sementara itu, Camat Ciracas Panangaran Ritonga menyebut, dari lima kelurahan di wilayah Kecamatan Ciracas, ada empat kelurahan yang terdampak sebab dilintasi Kali Cipinang.
Adapun 9 RW di kelurahan itu yang tergenang banjir, sebagai berikut:
Kelurahan Cibubur: RW 05 dan RW 06
Kelurahan Kelapa Dua Wetan: RW 02, RW 09 dan RW 011
Kelurahan Ciracas: RW 04 dan RW 05
Kelurahan Rambutan: RW 01 dan RW 03
"Volume air dari hulu Cimanggis Depok cukup besar sehingga air meluap dari kali Cipinang," ungkap Panangaran.
"Hujan mulai jam 17.00-19.00 WIB. Air meluap dari kali sekitar 18.30. Biasanya 2 jam sudah surut, tapi sampai saat ini jam 22.00 masih belum surut," lanjutnya.





