Anies Dorong Kasus Andrie Yunus Diproses di Peradilan Umum

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mendorong agar kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus diproses melalui peradilan umum.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjamin transparansi sekaligus membuka peluang pengungkapan aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

Baca juga: Anies Soroti Kekhawatiran Kebebasan Berbicara dan Serangan Aktivis

“Publik saya rasa inginkan transparansi. Menginginkan ada proses yang bisa dipantau semuanya," kata Anies ditemui usai acara open house Lebaran 2026 di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026) malam.

Menurut Anies, selama ini penanganan berbagai kasus kekerasan kerap berhenti pada pelaku lapangan atau pihak paling bawah.

Padahal, kata dia, aktor utama atau pemberi perintah jarang tersentuh proses hukum.

“Jangan sampai berulang seperti peristiwa-peristiwa yang sering kejadian. Selalu yang terkena hukuman adalah pelaku paling hilir. Yang hulunya itu enggak pernah, jarang sekali," nilai dia.

Ia berharap, melalui mekanisme peradilan umum, proses hukum dapat berjalan lebih terbuka sehingga memungkinkan pengusutan hingga ke pihak yang memberi perintah.

“Dengan adanya peradilan di peradilan umum, mudah-mudahan akan memberikan kesempatan itu lebih besar," katanya.

Baca juga: Warga Datangi Open House Anies Baswedan, Selfie hingga Dapat Bingkisan

Lebih jauh, Anies menegaskan bahwa kasus yang menimpa Andrie bukan sekadar tindak kriminal biasa.

Ia menilai peristiwa tersebut merupakan serangan terhadap individu yang selama ini aktif menyuarakan isu kemunduran demokrasi.

“Ketika ada kejadian ini bukan kriminal biasa, dari awal ini bukan kriminal biasa. Dan tidak mungkin hanya dikerjakan oleh 1-2 orang secara sporadik," tuturnya.

Ia pun meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap pihak yang berada di balik perintah aksi tersebut.

“Peristiwa ini harus diselidiki sampai pada pemberi perintahnya. Dan harus dielaborasi mengapa ada perintah itu, mengapa sampai ada perintah itu, mengapa sampai ada tugas itu," ujar Anies.

Baca juga: Anies Baswedan: Pernyataan Presiden Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas Harus Diwujudkan Aparat

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak agar kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus diusut secara tuntas melalui mekanisme peradilan umum, bukan peradilan militer.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam pernyataan resminya, Rabu (18/3/2026), koalisi mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh empat anggota TNI tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinyal Baru! Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer ke Iran, Tolak Gencatan Senjata
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Gayo Lues siapkan surat pelepasan hak lahan untuk huntap
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Ingatkan Strategi Pecah Belah Israel: Iran Bantah Targetkan Turki & Oman-Ajak Negara Islam Bersatu
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Heboh! Kronologi Cucu Mpok Nori Diduga Dibunuh Orang Iran
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 Didominasi Pemain Liga Eropa, Persija Penyumbang Terbanyak
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.