Jakarta, VIVA – Momen Idul Fitri atau Lebaran selalu identik dengan mobilitas tinggi masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun sekadar menikmati suasana libur panjang di ibu kota. Untuk mendukung kelancaran aktivitas tersebut, pemerintah menghadirkan berbagai kemudahan, termasuk di sektor transportasi publik.
Salah satu kebijakan yang paling menarik perhatian pada Lebaran 2026 adalah pemberlakuan tarif super murah, yakni hanya Rp1 untuk sejumlah moda transportasi di Jakarta dan sekitarnya.
Kebijakan ini tentu menjadi kabar gembira bagi warga yang ingin bepergian dengan hemat, sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum selama periode libur.
Pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, tarif Rp 1 untuk transportasi publik hanya berlaku dalam waktu terbatas. Program ini diterapkan selama dua hari, yakni pada:
Hari pertama Lebaran, 21 Maret 2026
Hari kedua Lebaran, 22 Maret 2026
Artinya, kesempatan menikmati tarif murah ini berakhir pada Minggu, 22 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan periode tersebut sebaik mungkin sebelum tarif kembali normal.
Moda Transportasi yang Mendapat Tarif Rp1
Program tarif Rp 1 ini mencakup beberapa moda transportasi utama di Jakarta, yaitu:
1. Transjakarta, termasuk layanan BRT, non-BRT, dan rute Transjabodetabek
2. MRT Jakarta
3. LRT Jakarta rute Velodrome hingga Pegangsaan Dua
4. LRT Jabodebek untuk seluruh rute perjalanan
Dengan cakupan tersebut, pengguna transportasi umum memiliki banyak pilihan untuk beraktivitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Syarat dan Ketentuan Tarif Rp1
Agar dapat menikmati tarif spesial ini, terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan oleh pengguna:
Untuk Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, tarif Rp1 berlaku untuk seluruh masyarakat tanpa pengecualian. Pembayaran dapat menggunakan kartu uang elektronik seperti e-money, Flazz, TapCash, dan Brizzi. Bisa juga menggunakan Kartu JakLingko, KMT, Jakcard. Alternatif pembayaran melalui aplikasi JakLingko dan MyMRTJ
Untuk LRT Jabodebek, tarif Rp1 berlaku untuk satu perjalanan pada 21 dan 22 Maret 2026, dan ini berlaku di semua rute tanpa pembatasan. Metode pembayaran meliputi Access by KAI, Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik, QRIS Tap, serta LinkAja. Selain itu, satu kartu uang elektronik hanya dapat digunakan untuk satu penumpang.





