Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Raup Omzet Tembus Rp8 Juta Sehari saat Periode Mudik

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Ramainya arus mudik Idul Fitri 2026 menjadi berkah tersendiri bagi pedagang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. Di tengah lonjakan penumpang, omzet para pedagang naik drastis hingga berkali-kali lipat dari hari biasa.

Jalal, misalnya, mengaku meraup omzet lebih dari Rp8 juta per hari selama musim mudik dari hasil berjualan nasi Padang. Nominal ini jauh melampaui pendapatan hariannya yang biasanya hanya mencapai sekitar Rp1 juta.

Baca Juga :
10 Cara Mengembalikan Tenaga Setelah Mudik
KPK Benarkan Eks Menag Yaqut Tak Lebaran di Rutan

“Sejak H-5 Lebaran, warung saya sudah ramai terus. Banyak pemudik yang mampir makan sebelum melakukan perjalanan,” kata Jalal saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat, 20 Maret 2026.

Selain Jalal, Rian sebagai pedagang warung makan juga merasakan peningkatan serupa. Pada puncak arus mudik H-3 dan H-2 Lebaran, warung makan miliknya meraup laba bersih hingga Rp4 juta dalam sehari.

Ribuan orang warga jakarta yang hendak mudik berkumpul dan memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijirah, Sabtu 6 April 2024.
Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Angka ini sekitar delapan kali lipat dari yang ia perolah di hari biasa. Rian mengatakan, jika pada hari normal pendapatan bersihnya dalam sehari hanya mencapai sekitar Rp500 ribu.

“Lebaran tahun ini alhamdulillah, sehari bisa (mendapat keuntungan) Rp4 juta, bersih, (berjualan) dari pagi jam 06:00 WIB sampai jam 22:00 WIB," ucap Rian sumringah.

Menurut Rian, puncak keramaian terjadi sejak H-3 Lebaran, tepatnya pada Rabu dan Kamis, 18-19 Maret 2026. “Dua hari itu benar-benar padat. Pembeli datang terus tanpa henti,” katanya.

Pedagang asongan di area terminal pun ikut menikmati lonjakan pendapatan. Rusdi, salah satu pedagang minuman dan makanan ringan, menyebutkan bahwa keuntungannya meningkat hingga 70 persen.

“Biasanya kalau hari biasa (pendapatan) sekitar Rp500 ribu, di masa mudik ini bisa sampai Rp900 ribu sehari," tutur Rusdi.

Ramainya arus mudik di Terminal Kampung Rambutan tidak hanya mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan.

Para pedagang berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga arus balik nanti. Adapun suasana arus mudik pada Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terpantau relatif sepi pada H-1 Lebaran 2026, Jumat, menandakan penurunan signifikan setelah puncak arus mudik yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga :
Purbaya Pamer Baju Lebaran Rp125 Ribu dari Tanah Abang, Ngaku Tetap Nawar
Tak Ada Operasi Yustisi, Pramono Wanti-wanti Pendatang Baru Hal Ini Saat ke Jakarta
Purbaya Rayakan Lebaran Perdana sebagai Menkeu, Doakan Warga RI Makin Kaya dan Bahagia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 Rekomendasi Glamping di Dieng Wonosobo dengan View Gunung dan Dingin
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kalimantan Tak Aman dari Gempa, Tiba-Tiba Muncul Sesar Tua Ini
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Iran Ancam Balas Serang Infrastruktur Negara Pendukung AS usai Ultimatum Trump
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Balasan Iran Terjang Pusat Nuklir Dimona
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Wisatawan Padati Ancol di Hari Kedua Lebaran, Antrean Mengular di Pintu Masuk
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.