Espanyol vs Getafe, Dua Gol Dianulir VAR, Los Periquitos Tumbang di Kandang

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

GETAFE berhasil mencuri poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Espanyol dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan La Liga di RCDE Stadium, Sabtu (21/3/2026). Pertandingan ini diwarnai rentetan keputusan VAR yang kontroversial serta drama di masa injury time.

Espanyol sebenarnya tampil dominan sejak menit awal. Laga baru berjalan, tuan rumah sudah melayangkan protes keras setelah pemain Getafe, Diego Rico, diduga melakukan handball di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau monitor VAR, wasit memutuskan tidak memberikan penalti.

Nasib sial Los Periquitos berlanjut saat gol Cyril Ngonge pada menit ke-15 dianulir wasit karena dianggap offside melalui tinjauan VAR. 

Baca juga : Preview La Liga: Espanyol vs Getafe, Misi Bangkit Los Periquitos di RCDE Stadium

Memasuki menit ke-30, gawang Getafe kembali bergetar lewat aksi Ramon Terrats, namun lagi-lagi dianulir karena alasan yang sama.

Keasyikan menyerang, pertahanan Espanyol justru lengah di penghujung babak pertama. 

Getafe memanfaatkan momentum ini dengan mencetak dua gol kilat di masa injury time. Domingos Duarte membuka keunggulan pada menit ke-45+3, disusul gol Mauro Arambarri pada menit ke-45+7 yang menutup paruh pertama dengan skor 0-2 untuk tim tamu.

Baca juga : Espanyol vs Getafe: Duel Tim Medioker Dimenangi Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, pelatih Espanyol mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan Roberto Fernandez. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-68 setelah Fernandez berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Meski terus menekan di sisa waktu pertandingan, upaya Espanyol untuk menyamakan kedudukan selalu kandas di tangan kiper Getafe, David Soria, yang tampil gemilang. 

Ketegangan sempat memuncak di menit-menit akhir saat klaim penalti Jofre Carreras diabaikan wasit, yang berujung pada pengusiran pelatih Getafe, Jose Bordalas. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai laga, Roberto Fernandez mengakui kekecewaan timnya, terutama terkait konsentrasi pada situasi bola mati. 

"Mungkin autokritik adalah apa yang Anda katakan, bola mati, kami harus lebih memperhatikan," ujarnya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Getafe, yang kini menduduki peringkat delapan klasemen La Liga dengan raihan 38 poin.

Adapun Espanyol kini berada di peringkat 10 klasemen La Liga dengan torehan 37 poin. (Z-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jokowi Sholat Idul Fitri di Masjid Al-Bina GBK, Disambut Jemaah
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Hari Pertama Lebaran di Jombang, Lalu Lintas Macet Parah di Bandarkedungmulyo
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Foto: Salat Idul Fitri di Teheran Digelar di Tengah Konflik
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Hujan deras, luapan Kali Ciliwung rendam permukiman di Kramat Jati
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Ribuan Warga Binaan se-DKI Jakarta Terima Remisi Khusus Lebaran
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.