JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Luar Negeri Iran Dr. Seyyed Abbas Araghchi mengucapkan selamat Idulfitri kepada negara-negara Asia Tenggra termasuk Indonesia.
Ia tak lupa mengecam aksi Agresi militer Israel dan AS yang brutal di tengah bulan Ramadhan hingga hari kemenangan terutama pada bangsa muslim.
"Selamat Hari Raya Idulfitri. Terima kasih kpd pemerintah & masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei) yg mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Muslim Iran di bln Ramadan serta menunjukkan solidaritas," tulisnya dikutip dari X resminya yang dibagikan Kedubes Iran untuk Indonesia.
BACA JUGA:Dimona Wilayah Fasilitas Nuklir Israel Mulai Diserang Rudal Iran, Puluhan Korban Berjatuhan
Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi Duta Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran.
Dalam pesan ini, Duta Besar Iran juga menyampaikan informasi terkait pembukaan jalur bantuan kemanusiaan serta mekanisme penyaluran donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi membantu rakyat Iran.
BACA JUGA:Majid AD-08 Senjata Murah Iran Taklukan Jet Tempur F-35 Stealth Amerika
Selain itu, perkembangan terbaru terkait situasi dan kondisi terkini akibat agresi yang terjadi terhadap Iran disampaikan kepada masyarakat Indonesia.
"Semoga semangat kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas ini terus terjaga dan semakin kuat di antara kedua bangsa," tuturnya.
BACA JUGA:Polri: Malam Takbiran Berjalan Aman, Arus Mudik 2026 Naik 4,26 Persen
Trump Ungkap Serangan pada IranPresiden AS Trump menyebut serangan ke Iran sebagai sebuah kejutan.
Ia membandingkannya dengan serangan Pearl Harbor di masa perang Dunia
Hal itu ia ungkap saat bertemu dengan perdana menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Oval Office pada hari Kamis.
BACA JUGA:Bacaan Takbiran Idul Fitri 2026 Arab, Latin dan Artinya, Gema Takbir Sambut Hari Kemenangan
“Mengapa Anda tidak memberi tahu sekutu AS di Eropa dan Asia serta Jepang tentang perang sebelum menyerang Iran?”
- 1
- 2
- »





