JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Margasatwa Ragunan langsung dipadati pengunjung pada H+1 Lebaran 2026. Tercatat, Tercatat ribuan pengunjung mulai berdatangan sejak pagi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 07.00 WIB, pengunjung memadati area pintu masuk hingga kantong parkir. Bahkan, di pintu masuk utara, antrean kendaraan roda dua terlihat mengular.
Baca juga: H-1 Lebaran, 312.618 Tiket KA Jarak Jauh Masih Tersedia
Suara mesin motor yang meraung berpadu dengan bunyi klakson bersahutan, menciptakan riuh khas suasana libur Lebaran.
Petugas tampak sigap mengatur arus masuk kendaraan, sementara pengunjung satu per satu berhenti untuk melakukan pembayaran tiket.
Di atas loket, spanduk bertuliskan tarif masuk terlihat jelas, dengan harga Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Sejumlah pengunjung tampak memanfaatkan sistem pembelian tiket secara langsung melalui kartu Bank DKI maupun melalui daring dengan memindai kode QR sebelum masuk.
Tak jauh dari pintu masuk, area parkir motor sudah dipadati kendaraan. Deretan motor tersusun rapat di bawah rindangnya pepohonan.
Beberapa pengunjung terlihat bergegas menurunkan barang bawaan, sementara anak-anak tampak antusias, sebagian menunjuk ke arah dalam kebun binatang.
Baca juga: Daftar Stasiun KRL Paling Ramai di H-1 Lebaran, Stasiun Bogor Masih Tertinggi
Di sisi lain, jalur pejalan kaki mulai dipenuhi pengunjung yang berjalan santai menuju area dalam.
Suara obrolan keluarga, tawa anak-anak, hingga panggilan antar-anggota rombongan terdengar bersahut-sahutan, menciptakan suasana hangat khas wisata keluarga.
Di area dalam, pedagang kaki lima sudah beroperasi sejak pagi. Mereka menjajakan aneka makanan ringan, minuman dingin, hingga camilan seperti keripik dan buah potong.
Payung-payung berwarna cerah yang menaungi lapak pedagang menambah kesan semarak di tengah hijaunya pepohonan.
Baca juga: 5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka Saat Lebaran 2026
Seorang pedagang minuman terlihat sibuk melayani pembeli yang mulai berdatangan. Botol-botol minuman dingin tersusun rapi di atas meja, sementara pembeli duduk di bangku plastik menikmati sarapan ringan.
Sementara itu, di pintu masuk pejalan kaki, antrean terlihat lebih tertib. Pengunjung secara bergantian memindai tiket elektronik sebelum masuk.