TEL AVIV, KOMPAS.TV - Rudal Iran menghantam Arad dan Dimona, sebelah selatan Israel dan menyebabkan ratusan orang terluka.
Beberapa di antaranya juga masih terjebak di gedung yang rusak karena rudal Iran.
Rudal balistik Iran mendera Arad dan Dimona, Sabtu (21/3/2026), setelah sistem pertahanan udara mereka gagal menghalau setidaknya dua proyektil.
Baca Juga: Trump Ancam Iran, Bakal Hancurkan Pembangkit Listrik Teheran jika Tak Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam
Saluran berita Israel, Channel 13 melaporkan adanya indikasi kemungkinan korban tewas.
Namun, masih belum ada konfirmasi resmi terkait hal ini.
Seperti dilansir dari The Guardian, pejabat setempat mengatakan 27 orang terluka di Dimona, termasuk remaja yang mengalami cedera karena pecahan proyektil.
Di Arad, setidaknya 68 orang cedera, termasuk 10 di antaranya mengalami kondisi serius, dan 14 orang mengalami luka sedang. Sisanya dirawat karena luka yang lebih ringan.
Insiden korban massal diumumkan di Rumah Sakit Soroka di Beersheba, ketika tim darurat menanggapi beberapa lokasi terdampak.
Kepala eksekutif Magen David Adom, Eli Bin, mengatakan beberapa orang diyakini terjebak di bangunan yang rusak di Arad.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Guardian
- rudal iran
- israel selatan
- arad
- dimona
- ratusan orang terluka
- terjebak di gedung yang rusak





