FAJAR, ARAD—Setidaknya 88 orang terluka akibat serangan rudal Iran di kota Arad, Israel selatan, dekat Laut Mati, menurut layanan darurat Magen David Adom.
Jumlah tersebut termasuk 10 orang dalam kondisi serius, 19 orang luka sedang, 55 orang luka ringan, dan empat korban panik.
Dikutip dari Anadolu, serangan itu juga merusak setidaknya 20 bangunan di Arad.
Permusuhan di kawasan itu telah meningkat sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, dengan Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal berulang kali yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Sejauh ini, belum ada tanda-tanda perang akan berakhir meski Presiden AS, Donald Trump sudah bekali-kali mengatakan mereka sudah memenangkan perang dan menghancurkan fasilitas militer Iran. (amr)





