Trump Ancam 'Lumpuhkan' Listrik Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka dalam 48 Jam

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan "melenyapkan" pembangkit-pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya dalam waktu 48 jam. Ini merupakan eskalasi signifikan yang terjadi hanya sehari setelah ia sempat berbicara tentang "mengakhiri" perang.

"Jika Iran tidak membuka sepenuhnya tanpa ancaman Selat Hormuz dalam waktu 48 JAM dari titik waktu ini, Amerika Serikat akan menyerang dan melenyapkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar," tulis Trump di media sosial pada pada Sabtu 21 Maret 2026.

Ultimatum Trump akan memperluas cakupan serangan AS ke infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan sipil di Iran. Ancaman serangan Iran membuat sebagian besar kapal tidak dapat melewati selat tersebut, jalur perairan sempit yang menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global, sehingga mengancam terjadinya guncangan energi dunia. Penutupan jalur tersebut menyebabkan harga gas di Eropa melonjak hingga 35% pada pekan lalu.

Baca Juga :
Iran Bombardir Kota Dekat Situs Nuklir Utama Israel, 100 Orang Terluka

Eskalasi Konflik dan Ancaman Rudal Jarak Jauh


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korlantas Siapkan Strategi Antisipasi Lalin Pasca-Lebaran
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bonus Demografi dan Indonesia Emas 2045: Antara Target dan Mimpi
• 16 menit lalukumparan.com
thumb
Pertama Kali di 2026, Kate Middleton Kenakan Tiara saat Jamuan Kenegaraan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret!
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Rudal Iran Hantam Selatan Israel, Ratusan Orang Terluka dan Terjebak di Gedung yang Rusak
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.