Jakarta, VIVA – Suasana Lebaran tahun ini terasa berbeda bagi keluarga mendiang Vidi Aldiano. Dua pekan setelah kepergiannya, perhatian publik tertuju pada kondisi sang istri, Sheila Dara Aisha, yang kini tengah menjalani masa berkabung secara tertutup.
Kabar terbaru mengenai kondisi Sheila disampaikan oleh ayah mertuanya, Harry Kiss, saat melakukan ziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Scroll lebih lanjut yuk!
Dalam kesempatan tersebut, Harry menjelaskan bahwa menantunya masih membutuhkan waktu untuk menenangkan diri dan belum siap kembali ke ruang publik.
Menurut Harry Kiss, Sheila memilih untuk menjalani proses berduka secara privat tanpa banyak interaksi dengan media maupun lingkungan luar.
Ia pun mengimbau masyarakat agar menghormati keputusan tersebut dan tidak memaksakan kehadiran Sheila dalam berbagai wawancara atau kegiatan publik.
"Karena dia (Sheila) tidak pernah mau diganggu kalau di Cipete. Mungkin masih dalam mode 'mute'," ujar Harry Kiss, di Jakarta, Sabtu 21 Maret 2026.
"Jangan wawancara Sheila dulu deh," sambungnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa aktris berusia 33 tahun itu masih berusaha beradaptasi dengan kehilangan besar dalam hidupnya.
Sosok Vidi, yang selama ini dikenal dekat dan hangat, tentu meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah diisi, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga.
Tidak hanya Sheila Dara, keluarga besar juga merasakan kehilangan yang mendalam. Harry Kiss mengungkapkan bahwa suasana Idul Fitri kali ini terasa jauh berbeda tanpa kehadiran putranya.
Selama ini, Vidi dikenal sebagai sosok kreatif yang selalu menghadirkan ide-ide unik untuk memeriahkan momen Lebaran, khususnya dalam sesi foto keluarga.
Kini, ketiadaan Vidi membuat tradisi tersebut terasa sulit untuk dilanjutkan. Harry Kiss bahkan mengaku kebingungan menentukan konsep yang biasanya selalu dinanti setiap tahun.
"Kali ini tukang idenya sudah meninggal. Jadi tidak ada ide," ucap Harry.
Ia pun mengenang berbagai tema unik yang pernah diusung keluarga mereka, mulai dari konsep profesi hingga karakter fiksi populer.
"Temanya tiap tahun beda-beda. Musisi, tema tukang masak, tukang kopi, nelayan, sampai Power Ranger. Terus terakhir apa ya? Avengers, waktu itu Batman dan Robin. Macam-macam, temanya aneh-aneh," jelasnya.





