Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi 22-25 Maret 2026, Cek Wilayahnya

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 22-25 Maret 2026.

Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi 22-25 Maret 2026, Cek Wilayahnya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 22-25 Maret 2026.

BMKG melaporkan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6–20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 4–30 knot.

Baca Juga:
BMKG Ingatkan Warga Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT, dan Laut Arafuru," tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Kondisi tersebut mengakibatkan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.

Baca Juga:
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W, Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Kemudian, di Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Laut Arafuru bagian utara dan barat, serta Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Baca Juga:
Waspadai Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 26 Februari

Sementara itu, gelombang setinggi 2,5–4,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan NTT, Laut Arafuru bagian tengah dan timur, serta Samudra Pasifik utara Maluku.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. 

Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), dan Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Warga Ciracas dan Kebon Pala Jaktim Kebanjiran saat Lebaran
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Prediksi Puncak Arus Balik Idul Fitri, Satgas Humas Operasi Ketupat 2026: Pemudik Atur Waktu Perjalanan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Kakorlantas Antisipasi Kepadatan di Lokasi Wisata Setelah Hari Raya
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Demi Sampah, Pasukan Oranye Purwakarta Rela Tak Lebaran Bersama Keluarga
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Netanyahu Murka Rudal Iran Hantam Selatan Israel, Berjanji Lanjutkan Serangan ke Semua Front
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.