TEL AVIV, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu murka rudal Iran menghantam sebelah selatan Israel.
Dua kota di selatan Israel, Arad dan Dimona dihantam rudal Iran, Sabtu (21/3/2026) malam waktu setempat, yang menyebabkan ratusan orang terluka.
“Ini merupakan malam yang berat dalam kampanye demi masa depan kami,” bunyi pernyataan Netanyahu dikutip dari The Times of Israel.
Netanyahu telah berbicara dengan Wali Kota Arad setelah sebelumnya berbicara dengan Wali Kota Dimona.
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Selatan Israel, Ratusan Orang Terluka dan Terjebak di Gedung yang Rusak
Ia menyerukan kepada kementerian Pemerintahan Israel untuk menyediakan segala jenis bantuan.
“Kami akan melanjutkan menyerang musuh kami semua front dengan determinasi,” ujarnya.
Di Dimona dilaporkan 30 orang mengalami cedera, sedangkan di Arad sebanyak 68 orang cedera.
Kepala Eksekutif Magen David Adom, Eli Bin, mengatakan beberapa orang diyakini terjebak di bangunan yang rusak di Arad.
Kerusakan tersebut terjadi setelah pertahanan udara Israel di Arad gagal menghalau setidaknya dua proyektil Iran.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Times of Israel
- benjamin netanyahu
- israel
- netanyahu murka
- rudal iran
- arad
- dimona





