Ribuan Warga Serbu Kota Tua Saat Libur Lebaran, Wisata Sejarah hingga Kuliner Jadi Daya Tarik

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan Wisata Kota Tua di Taman Sari mulai dipadati ribuan pengunjung pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah di sekitar Jabodetabek, seperti Bogor, Depok, dan Tangerang.

Baca juga: Kalau Enggak Kerja, Gak Bisa Lebaran

Selain wisatawan domestik, sejumlah turis mancanegara juga terlihat memadati Lapangan Fatahillah untuk berfoto dan merekam video.

Pengurus Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Arini, mengatakan bahwa hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung telah mencapai 1.470 orang.

Baca juga: TMII Jadi Pilihan Warga Saat Libur Lebaran, Murah dan Bebas Macet

"Terdiri dari turis domestik 1.414 orang. Dan turis asing sebanyak 56 orang," ujar Arini saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Menurut Arini, data tersebut merupakan hasil pemantauan sejak pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Arus pengunjung masih terus berdatangan ke kawasan Lapangan Fatahillah.

Para wisatawan tampak menikmati suasana dengan beragam aktivitas, mulai dari berfoto selfie, merekam video, berkeliling menggunakan sepeda, hingga mengantre untuk berfoto bersama cosplayer noni Belanda dan tokoh pejuang.

Salah satu pengunjung, Mei (23), warga asal Wonosobo, mengaku terkesan dengan suasana di Kota Tua.

Ia baru pindah ke Cisauk, Kabupaten Tangerang, sekitar tiga bulan lalu, dan kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya bersama keluarga.

"Bagus sekali, saya senang karena gedung-gedung bersejarah banyak. Langsung bisa jadi spot foto saya, suami saya sama anak saya," katanya.

"Malah saya nyesel kok baru sekarang ke sini. Tiga bulan ini terlalu sibuk gitu. Hari ini mau keliling-keliling sampai puas," tutur Mei.

Ia pun berencana mengunjungi Museum Wayang dan Museum Fatahillah, sesuai saran dari suaminya.

"Kami kan orang Jawa, jadi mau lihat Museum Wayang. Kalau ke Museum Fatahillah biar tahu sejarah Jakarta," tutur Mei.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Renata (29) dan Yoga (29), datang ke Kota Tua dengan tujuan berburu kuliner.

Warga Bogor tersebut mengaku memanfaatkan momen libur Lebaran untuk mencoba kafe-kafe yang sedang viral di kawasan tersebut.

"Di media sosial kan viral kafe yang ada rotinya macam-macam itu. Ada juga yang di bekas Toko Merah. Nah kami mau coba," kata Renata.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, mereka juga berencana mencicipi kuliner khas Betawi.

"Terus mau cari pecel sayur. Sudah lama enggak makan itu kalau ke Kota Tua," tutur Yoga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera Signifikan, Kasatgas Tito Sampaikan Apresiasi Presiden Prabowo
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
AS dan Israel Serang Fasilitas Nuklir Natanz Iran
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Pesan Idul Fitri Satria Muda: Dari Sajadah Seserahan hingga Hadiah Ibu, Intip Kisah Menyentuh Yudha Saputera dkk
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Sistem Contraflow dan One Way di Bandung Bikin Arus Mudik Lebih Terkendali
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Emas Batangan Turun Signifikan Pasca Lebaran, Simak Daftar Terbaru
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.