Prabowo Bakal Lanjutkan Program MBG: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik untuk Makan Rakyat

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk keberpihakan nyata negara kepada rakyat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. 

Program ini tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi dan stunting, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

Baca Juga :
Prabowo Mau Reformasi Pendidikan, Target Renovasi 300 Ribu Sekolah hingga Digitalisasi Nasional
Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Mau Ikut Sumbang USD 1 Miliar untuk Board of Peace

Petugas SPPG Cikupa mengantarkan MBG menggunakan kostum Power Ranger
Photo :
  • ANTARA/Azmi Samsul M

Di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal, Presiden menekankan bahwa program ini tetap menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada,” tegas Prabowo dalam dialog bersama para tokoh dan jurnalis senior di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat dikutip Minggu, 22 Maret 2026.

Selain dampak sosial, Prabowo menekankan program MBG juga memiliki dampak ekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur produksi hingga rantai pasok pangan.

“MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja. Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” ujar Prabowo.

Terkait berbagai kritik dan temuan di lapangan, Presiden mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi program, namun pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.

“Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup,” ungkapnya.

Presiden juga menegaskan, pembiayaan program ini tidak berasal dari utang baru, melainkan dari efisiensi dan pengurangan kebocoran anggaran negara. “Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran,” tegas Prabowo.

Ilustrasi Menu MBG
Photo :
  • Instagram

Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya kelompok bawah yang selama ini belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.

Baca Juga :
Momen SBY hingga Jokowi Hadiri Halal Bihalal di Istana, Langsung Disambut Prabowo
Hasto Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo-Megawati: Bahas Persoalan Bangsa
Momen Hangat Prabowo dan Didit Sapa Ribuan Warga saat Halal Bihalal di Istana

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Waspada hujan lebat di berbagai kota RI pada hari ke-2 Lebaran
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Momen Hangat Presiden Prabowo Berlebaran Bersama Titiek dan Didit
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
H+1 Lebaran Jalur Wado Sumedang Mulai Padat Merayap
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Espanyol vs Getafe, Dua Gol Dianulir VAR, Los Periquitos Tumbang di Kandang
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Lapangan Banteng Jadi Lautan Cahaya, Hiasan Ketupat dan Bintang Bersinar di Tiap Sudut
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.