JAKARTA, KOMPAS.com – Rekaman CCTV mengungkap gerak-gerik RFTJ alias FD (49) sesaat sebelum membunuh istrinya, Dewhinta Anggary (37), pada Sabtu (21/3/2026) dini hari. Tersangka terlihat mondar-mandir di sekitar kontrakan korban di Jalan Daman I, Cipayung, Jakarta Timur.
Kakak kandung korban, Dian Puspitasari (40), menyebut pelaku sengaja memantau situasi sebelum melancarkan aksi tragis terhadap cucu seniman legendaris Mpok Nori tersebut.
“Tersangka sempat bolak-balik mantau pakai motor. Nah, di atas jam dua belas itu dia balik lagi bawa karpet, gagang pacul, sama lakban,” ungkap Dian, saat ditemui Kompas.com, di lokasi, Minggu (22/3/2026).
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang ke lokasi sekitar pukul 00.03 WIB dengan membawa senjata tajam.
Baca juga: Cucu Mpok Nori Tewas Diduga Dibunuh Suami Siri Usai Ditalak dan Pisah Rumah
Beberapa menit kemudian, ia keluar sekitar pukul 00.09 WIB.
“Pas keluar bajunya sudah beda,” ujar Dian.
Selain itu, pisau yang diduga digunakan untuk menyerang korban sempat disembunyikan di kontrakan pelaku sebelum akhirnya ditemukan.
Dian mengungkapkan, sebelum kejadian, warga sekitar sempat melihat pelaku dan korban terlibat cekcok, pada Kamis (19/3/2026) malam.
Saat ditemukan, korban yang akrab disapa Anggi sudah dalam kondisi tidak bernyawa di atas kasur kamar kontrakannya.
Baca juga: Sebelum Dibunuh, Cucu Mpok Nori Sering Ribut dengan Mantan Suami
“Kami melihatnya posisinya begitu (telentang) dan ada luka sayatan di leher dan gumpalan darah di kasur dan lantai,” kata Dian.
Dian menuturkan, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 21.30 WIB melalui pesan singkat.
“Nah, pas hari Jumat memang kita enggak ketemu, karena kan itu pada sibuk masing-masing mau Lebaran,” ucap dia.
Ia mengaku sempat melewati rumah korban keesokan harinya, namun tidak menaruh curiga karena kondisi rumah tampak tertutup.
Dian juga menduga korban sering dipantau oleh pelaku sebelum kejadian.