Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan mulai dari Ramadan, Idulfitri, hingga halal bihalal yang digelar Pemprov DKI tidak hanya mempererat silaturahmi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Jakarta dalam Global City Index.
Hal tersebut disampaikan Wagub Rano saat menghadiri open house bersama warga di Ruang Sunda Kelapa, Balai Kota Jakarta, pada Sabtu (21/3/2026).
“Rangkaian kegiatan mulai dari Ramadan, Idulfitri, hingga halal bihalal ini sebetulnya menjadi bagian dari upaya Jakarta dalam meningkatkan Global City Index,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, Minggu (22/3).
Wagub Rano bersyukur seluruh rangkaian kegiatan lintas budaya dan keagamaan yang digelar dari akhir hingga awal tahun ini berjalan baik.
“Mulai dari Christmas Carol, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, hingga takbiran bersama, alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Walaupun sempat diguyur hujan cukup besar, kegiatan tetap dimulai tepat waktu,” katanya.
Wagub Rano menuturkan, open house menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan jajaran perangkat daerah.
“Hari ini kita mengadakan open house agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan juga teman-teman OPD,” ujarnya.
Baca Juga: Pramono Anung Sebut Transaksi di Jakarta Selama Ramadan Tembus Rp21 Triliun
Open house difokuskan sebagai ajang silaturahmi, bukan untuk penyampaian aspirasi. “Dalam momen ini tidak ada penyampaian aspirasi. Ini hanya halal bihalal,” ucap Wagub Rano.
Adapun penyampaian aspirasi tetap difasilitasi Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai kanal, seperti Balai Kota, kantor kelurahan, kecamatan, hingga kantor wali kota. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan aspirasi melalui media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta dan aplikasi JAKI.





