Liputan6.com, Jakarta - Bagi banyak orang, pagi hari dimulai dengan rutinitas sederhana. Membuka keran untuk mencuci wajah, membuat kopi, atau menyiapkan kebutuhan rumah tangga menjadi hal yang terasa biasa. Air mengalir begitu saja dan sering dianggap selalu tersedia.
Namun kenyataan tersebut tidak dirasakan oleh semua orang di dunia.
Advertisement
Di banyak wilayah, mendapatkan air justru menjadi perjuangan yang tidak mudah. Jutaan orang harus memulai hari mereka dengan berjalan jauh hanya untuk memperoleh air bersih. Mereka menempuh perjalanan berkilo-kilometer sambil membawa wadah berat demi memastikan keluarga bisa minum, memasak, dan mandi.
Secara global, perempuan dan anak perempuan bahkan menghabiskan sekitar 250 juta jam setiap hari hanya untuk mengambil air. Kondisi ini memperlihatkan kesenjangan yang besar dalam akses terhadap sumber daya yang sebenarnya sangat mendasar bagi kehidupan manusia.




