Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat proses pemulihan di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Upaya ini mencakup tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Salah satu langkah yang akan diprioritaskan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 adalah pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat banjir. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, roboh, maupun hanyut terbawa arus.
Advertisement
Penyediaan huntap menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pemulihan pascabencana, sehingga para pengungsi dapat kembali menata kehidupan dari tempat tinggal yang layak.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah setelah Lebaran agar pembangunan huntap bisa segera dimulai.
“Kami sudah janjian nanti setelah lebaran ini dengan Menteri PKP untuk turun koordinasikan pemda-pemda yang mana sudah siap dibangun, untuk segera dibangun,” ujarnya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto merayakan Idulfitri bersama masyarakat Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).
Pembangunan hunian tetap tersebut melibatkan berbagai lembaga negara melalui kerja sama lintas sektor, di antaranya BNPB, Kementerian PKP, Kemenkopolkam, serta Polri. Selain lembaga pemerintah, proses pembangunan juga mendapat dukungan dari pihak swasta dan perorangan di tiga provinsi terdampak.




