Pembelajaran Daring Digelar Lagi, Learning Loss Harus Diantisipasi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah mulai bersiap mengantisipasi krisis energi akibat Konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Salah satu kebijakan yang diambil adalah melakukan pembelajaran daring di sektor pendidikan.

Meski demikian, pemerintah mesti mengantisipasi dampak yang terjadi. Berkaca pada Pandemi Covid-19 lalu, kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berdampak pada terjadinya learning loss yaitu adalah kondisi di mana motivasi, kemampuan belajar, dan pencapaian akademis siswa menurun.

Baca Juga :

Reformasi Pendidikan, Prabowo Target Renovasi 300 Ribu Sekolah dalam 5 Tahun
Dampak Learning Loss

Berdasarkan studi Global Save the Children pada Juli 2020 yang dilakukan di 46 negara, khususnya Indonesia, terdapat fakta bahwa 7 dari 10 anak mengatakan jarang belajar atau hanya sedikit belajar selama pandemi.

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti terbatasnya ketersediaan materi belajar yang memadai, terbatasnya/tidak memiliki kuota internet, tidak mempunyai gawai, bahkan demotivasi karena sulit memahami pekerjaan rumah dan tidak mendapat bimbingan guru.

Dampak learning loss juga diakui oleh pihak pemerintah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti sempat mengatakan bahwa bangsa Indonesia tengah mengalami learning loss yang cukup serius.

"Selama pandemi, pembelajaran dilakukan secara daring, atau malah tidak ada pembelajaran sama sekali, dan dampaknya masih bisa dirasakan sampai sekarang," ujar Mu'ti.

Skema Pembelajaran Daring

Kebijakan pembelajaran daring masih dalam tahap perencanaan dan akan diterapkan pada bulan April setelah Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, mengatakan, kebijakan pembelajaran daring akan menyesuaikan dengan karakteristik substansi matakuliah/pelajaran.


Ilustrasi Pexels

Adapun kegiatan pembelajaran yang bersifat praktikum tetap diarahkan untuk dilaksanakan secara tatap muka guna menjaga kualitas proses pembelajaran.

Pendekatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing jenjang pendidikan serta kebutuhan pembelajaran yang berbeda.

"Pemerintah perlu memastikan bahwa langkah penghematan energi tidak mengganggu proses pembelajaran maupun pelayanan publik lainnya," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan untuk Serang Iran
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Waspadai Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2026, Simak Tanggalnya
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Libur Lebaran, Monas Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Kedua Idulfitri
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Pembangunan Huntara Gayo Lues telah rampung 95 persen
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Polri Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
• 2 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.