Pemerintah memperkuat antisipasi kepadatan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah yang diprediksi akan terbagi dalam dua gelombang puncak. Sebanyak 161.243 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 dikerahkan, dibarengi dengan penerapan rekayasa lalu lintas serta insentif tarif tol untuk memastikan kenyamanan masyarakat.
Manajemen arus balik tahun ini diprediksi lebih terurai dengan adanya dua titik puncak kepulangan:
- Gelombang I: 24 – 25 Maret 2026.
- Gelombang II: 28 – 29 Maret 2026.
Skema Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Tol
Untuk mencegah kemacetan parah, pemerintah memberlakukan tiga sistem rekayasa lalu lintas utama mulai 23 hingga 29 Maret 2026:
- Sistem Satu Arah (One Way): Berlaku di Tol Semarang-Solo KM 421 hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 70.
- Sistem Contra Flow: Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70 – KM 47) serta Tol Jagorawi (KM 21 – KM 8).
- Sistem Ganjil-Genap: Berlaku di Tol Semarang-Batang KM 414 hingga Jakarta-Cikampek KM 47, serta Tol Tangerang-Merak KM 98 hingga KM 31.
Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memberikan diskon tarif tol sebesar 30% di seluruh ruas tol Indonesia untuk memecah kepadatan. Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizal, menjelaskan bahwa potongan tarif ini berlaku pada periode 26 – 27 Maret 2026. Diskon mencakup ruas-ruas utama seperti:
- Trans Jawa: Jakarta-Cikampek, Japek Layang MBZ, Cikampek-Palimanan, dan Semarang ABC.
- Trans Sumatera: Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Dumai, hingga Sigli-Banda Aceh.
- Jabodetabek & Non-Trans Jawa: Cipularang, Padaleunyi, dan Cisumdawu.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Operasi Ketupat akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 2.746 pos pengamanan dan pelayanan didirikan dengan pengawasan yang menyasar jalur tol, arteri, jalur penyeberangan, hingga tempat ibadah.
Polri juga mengoptimalkan layanan Call Center 110 sebagai saluran pengaduan dan laporan darurat masyarakat selama masa arus balik. Kesuksesan arus balik 2026 disebut sangat bergantung pada kesadaran pemudik untuk terus memantau informasi terkini dari otoritas terkait.




