Begini Strategi Pemerintah Hadapi Arus Balik Lebaran Supaya Lancar

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyiapkan strategi menghadapi arus balik Lebaran 1447 Hijriah lintas penyeberangan Sumatera-Jawa guna memastikan perjalanan kembali berjalan terkendali, selamat, aman dan lancar.

Dudy mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial pada puncak arus mudik Lebaran 2026, sekaligus menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan arus balik di lintas penyeberangan Sumatra-Jawa berjalan aman dan lancar.

Baca Juga :
Menhub Dudy Ingatkan Pemudik Hindari Puncak Arus Balik di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026
MUI: Pemerintah Harus Evaluasi Keterlibatan RI dalam Board of Peace

“Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini, fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik, dengan respons yang lebih cepat serta strategi yang lebih matang,” kata Menhub sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.

Puncak Arus Balik Nataru, Tol Jakarta-Cikampek Padat Merayap
Photo :
  • Agung Prasetio/tvOne/Karawang

Dia menyampaikan, pihaknya telah menggelar rapat evaluasi dan koordinasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Merak, Minggu, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Menghadapi arus balik, Menhub menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui skenario yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

Sejumlah strategi telah disiapkan, antara lain percepatan aktivasi tiba–bongkar–berangkat (TBB) saat terjadi peningkatan kendaraan, disertai simulasi kapasitas layanan pada skema 5 dan 6 dermaga guna memastikan daya tampung optimal.

Antisipasi juga dilakukan terhadap potensi titik crossing di Bakauheni agar tidak menghambat arus bongkar muat, serta optimalisasi rest area melalui koordinasi intensif dengan Kepolisian dalam pengaturan distribusi dan arus kendaraan.

Selain itu, dilakukan evaluasi penggunaan dermaga non-TBB dan pengaturan jumlah kapal agar tetap efisien, serta menyiapkan opsi penggunaan lintas alternatif Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra (KBS) apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Pemanfaatan teknologi juga diperkuat melalui penggunaan drone untuk pemantauan secara real-time, khususnya di wilayah Bakauheni, guna mengidentifikasi potensi antrean secara cepat dan akurat.

Di sisi hulu, optimalisasi buffer zone, rest area dalam penerapan mekanisme delaying system di Pulau Sumatra dilakukan melalui koordinasi bersama Korlantas Polri untuk menahan kendaraan sebelum memasuki pelabuhan.

Selain itu, peningkatan kewaspadaan dilakukan pada titik rawan, seperti area penjualan oleh-oleh di turunan flyover yang berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas.

Baca Juga :
Lalu Lintas Padat di Hari Kedua Lebaran, Contraflow Diberlakukan di KM 55-70 Tol Japek
Kakorlantas Sarankan Pemudik Manfaatkan WFA untuk Atur Jadwal Arus Balik
5 Game Android Offline Terbaik 2026, Cocok Dimainkan Saat Libur Lebaran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Juta Orang Naik Angkutan Umum Selama Arus Mudik Lebaran 2026
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK soal Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Bukan Sakit, Permohonan Keluarga
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
873 Ribu Penumpang Gunakan Angkutan Umum Saat Lebaran
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Purbaya Klaim Daya Beli Tetap Stabil, tapi Pedagang Tanah Abang Masih Tertekan
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.