Kepala Daerah Protes Dana Transfer Dipotong, Malah Beli Mobil Rp 8 M, Prabowo Geleng Kepala

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto gerah dengan tingkah sejumlah kepala daerah.

Para kepala daerah memprotes dana transfer daerah yang dipotong Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Mereka beralasan dengan pemotongan anggaran itu tidak bisa secara maksimal membiayai operasional pemerintahan.

BACA JUGA: Hadapi Krisis, Eddy Soeparno Dukung Upaya Prabowo Percepat Transisi Energi

Namun, anehnya sebagian kepala daerah malah mengalokasikan pembelian mobil dinas dengan harga fantastis hingga Rp 8 miliar.

Menurut Prabowo, sangat tidak elok di tengan efisiensi anggaran, kepala daerah malah membeli mobil dinas Rp 8 miliar. 

BACA JUGA: Prabowo Sapa dan Rangkul Warga Saat Open House di Istana Presiden

"Saya saja Presiden RI pakai mobil dinas seharga 1 miliar. Saya kaget kepala daerah kok malah beli mobil dnas 8 miliar rupiah, padahal teriak-teriak dana kurang karena dipotong pusat," kata Prabowo di YouTube akun Prabowo Subianto, Senin (23/3).

Dia meluruskan soal efisiensi anggaran yang disebut-sebut bikin program daerah mandek.

BACA JUGA: Idulfitri, Presiden Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Menurut Presiden Prabowo, anggaran yang dipotong hanya pada kegiatan-kegiatan seremoni, seperti perayaan ulang tahun, diskusi terpumpun, pembelian alat tulis kantor (ATK), dan lainnya.

Untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, petani, nelayan maupun program stategis tidak dikurangi, bahkan ditambah.

'Saya maunya gubernur, bupati, wali kota kerjanya yang benar untuk rakyat. Jangan jadikan efisiensi anggaran untuk memangkas kegiatan-kegiatan priorias yang berkaitan dengan kepentingan rakyat," ujarnya.

Dia menyebut setahun melakukan efisiensi anggaran bisa mengumpulkan dana hingga Rp 307 triliun. Sayangnya, upaya pusat ini tidak diikuti pemda yang setelah ditelusuri banyak kegiatan seremoni.

Prabowo juga mengimbau kepala daerah mengurangi kegiatan jalan-jalan yang tidak penting. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan focus group discussion (FGD), karena masalah yang dihadapi Indonesia sudah jelas, yaitu kemiskinan, stunting, pengangguran, korupsi dan lainnya.

Oleh karena itu, Prabowo meminta waktu kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menyelesaikan masalah itu hingga 2029.

"Beri saya kesempatan menuntaskannya sampai 2029. Setelah itu silakan rakyat menentukan pilihan siapa tokoh yang paling layak memimpin Indonesia," kata Prabowo. (esy/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emiten Batu Bara Mitra Bara (MBAP) Cetak Laba Bersih Rp25,89 Miliar pada 2025
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Puncak Arus Balik Wisatawan Lembang Diprediksi Terjadi Sore hingga Malam Ini
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Momen Prabowo Telepon Erdogan hingga MBS saat Hari Raya Idul Fitri
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Michael Bambang Hartono Disemayamkan di Kudus, Warga Dipersilakan Sampaikan Doa
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
One Way Arus Balik Diberlakukan Hari Ini, Petugas Mulai Sterilisasi Jalur
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.