Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi kota yang dibombardir dalam serangan Iran. Netanyahu berjanji mengejar komandan senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) secara pribadi.
"Kami akan mengejar rezimnya. Kami akan mengejar IRGC, geng kriminal ini," kata Netanyahu saat ia memeriksa kerusakan di kota Arad, Israel selatan, dilansir AFP, Senin (23/2/2026).
"Kami akan mengejar mereka secara pribadi, para pemimpin mereka, instalasi mereka, aset ekonomi mereka. Kami akan mengejar mereka secara pribadi."
Kota kedua yang terkena rudal Iran pada Sabtu (21/3) adalah Dimona, yang secara luas diyakini sebagai tempat penyimpanan persenjataan nuklir Israel yang tidak diumumkan. Terletak di gurun Negev, Dimona mengalami kerusakan parah akibat serangan langsung.
Pada Minggu (22/3), Netanyahu mengunjungi kota tersebut, mendesak penduduk untuk mematuhi instruksi dari Komando Pertahanan Dalam Negeri militer dan segera berlindung setiap kali sirene memperingatkan adanya rudal yang datang.
"Seluruh bangsa adalah garis depan, seluruh garda terdepan adalah garis depan. Dan ketika kita berada di garis depan, kita menjalankan perintah ini," kata Netanyahu.
"Jadi tolong lakukan ini--dan ini adalah perintah."
(rfs/imk)





