KAI Catat Sudah 4 Juta Tiket Kereta Mudik 2026 Terjual, Sisa 469.857 Lagi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 telah menyentuh angka 4.028.839 juta tiket per 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB. Angka tersebut menempati 89,6 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan dengan capaian tersebut, jumlah tempat duduk yang masih tersedia mencapai 469.857 dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik.

“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Senin (23/3).

Anne menjelaskan rincian penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh mencapai 3.507.988 tiket atau 98,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Sehingga, masih tersedia 63.772 tempat duduk.

Kemudian jumlah tiket yang terjual pada layanan Kereta Api Lokal mencapai 520.851 tiket atau 56,2 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia dan masih tersedia 406.085 tiket.

Anne melihat mekanisme sebagian besar pemesanan tiket KA Lokal yang baru bisa dipesan pada H-7 keberangkatan membuat penjualan tiket umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan.

Selama periode angkutan Lebaran mulai dari 11 Maret hingga 22 Maret 2026, KAI telah melayani 2.131.656 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 387.852 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatera, atau total 2.519.508 pelanggan.

Dari sisi volume pelanggan dan tingkat okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh pada 11-22 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus bergerak naik dengan volume tertinggi pada 22 Maret 2026 yaitu 242.773 pelanggan atau 150,7 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Berikut rinciannya:

• 11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7 persen)

• 12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2 persen)

• 13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4 persen)

• 14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7 persen)

• 15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6 persen)

• 16 Maret: 173.753 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3 persen)

• 17 Maret: 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1 persen)

• 18 Maret: 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9 persen)

• 19 Maret: 196.324 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1 persen)

• 20 Maret: 167.659 pelanggan dari 160.252 kapasitas tempat duduk (104,6 persen)

• 21 Maret: 193.583 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (120,2 persen)

• 22 Maret: 242.773 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (150,7 persen)

Sebanyak 222 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Siap Berangkat

KAI mencatat hingga Senin (23/3), sebanyak 222.948 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1 persen.

Anne menyebut masih ada potensi jumlah tersebut untuk bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung. Menurut dia tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelas Anne.

Anne membeberkan kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Dia memastikan peluang untuk mendapatkan tiket untuk arus balik masih ada, baik melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan. Selain itu ada juga layanan connecting train, serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel untuk memperbesar peluang memperoleh tiket.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutur Anne.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Ratusan Massa Kepung Madrid, Protes Perang Timur Tengah
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Leon Bailey Pimpin Jamaika Bidik Tiket Piala Dunia 2026
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Ungkap Reformasi di Pendidikan: Renovasi 300 Ribu Sekolah, Distribusi 288 Papan IFP, Tingkatkan Kualitas Guru
• 26 menit lalumedcom.id
thumb
Pakar Hukum Pertanyakan Eks Menag Yaqut dapat Fasilitas Mudik Eksklusif dari KPK
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.