Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat besar bagi para pelaku UMKM telur asin di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Produksi telur asin bahkan meningkat hingga dua kali lipat selama pelaksanaan program tersebut.
Salah satu rumah produksi telur asin di Jalan Kahayan, Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo, setiap hari memproduksi telur asin untuk memenuhi kebutuhan menu kering dalam program MBG selama Ramadan.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 14 ribu butir telur asin diproduksi dalam sehari. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya yang hanya 7 ribu butir perhari.
Pemilik usaha telur asin, Aziziyah, mengatakan selama Ramadan permintaan meningkat signifikan karena pihaknya menyuplai kebutuhan untuk lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Kedopok. Setiap SPPG mendapatkan jatah sekitar 1.350 telur asin setiap hari.
“Alhamdulilah selama Ramadan kemarin produksi telur asin meningkat karena permintaan SPPG di lima Wilayah di probolinggo. Setiap SPPG kami kirim sebanyak 1.350 telur asin setiap harinya,“ kata Aziziyah kepada tvrinews.com, Senin, 23 Maret 2026.
Untuk memenuhi permintaan telur asin dari setiap SPPG yang terus bertambah, Aziziyah merekrut sejumlah ibu rumah tangga yang ada di sekitar rumahnya.
Al hasil, sejumlah ibu-ibu yang awalnya hanya berdiam diri di rumah, sekarang memiliki penghasilan tambahan yang bisa untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya.
“Ibu rumah tangga di sekitar sini kami rekrut untuk membantu produksi, untuk menambah pengasilan sehari-hari sangat membantu sekali,“ tambahnya.
Telur asin produksi rumah tersebut dijual dengan harga Rp3.200 per butir. Meski keuntungan bersih per butir sekitar Rp300, namun jumlah produksi telur asin yang mencapai belasan ribu membuat keuntungan total yang didapat juga mampu meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu dan warga sekitar.
Program MBG dinilai memberikan dampak ekonomi signifikan bagi UMKM telur asin di Wilayah Probolinggo dan sekitarnya. Permintaan dari dapur MBG meningkatkan omzet perajin hingga 4.000 persen per minggu, mendorong perluasan kandang itik, serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Editor: Redaktur TVRINews





