Veda Ega Pratama tampil gemilang dalam balapan Moto3 Brasil di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026) malam WIB. Usai balapan, dia pun merasa prestasi inni menjadi pencapaian terbesar dalam karirnya selama ini.
"Ya, akhirnya saya bisa finis di tiga besar di grand prix kedua saya. Ini merupakan pencapaian terbesar buat saya saat ini," kata Veda Ega. Profil Veda Ega Pratama Veda Ega Pratama Lahir di Wonosari pada 23 November 2008, Veda Ega Pratama merupakan putra dari mantan pembalap nasional, Sudarmono. Sejak usia dini, Veda telah digembleng di lintasan balap, mulai dari motocross hingga akhirnya fokus di balap aspal (road race).
Baca Juga: Mau Beli Honda Vario Street 125? Simak Dulu Pajaknya Berapa! Rekam Jejak Karier dan Prestasi Perjalanan Veda menuju Moto3 2026 dipenuhi dengan catatan tinta emas. Ia adalah pembalap Indonesia pertama yang berhasil menjuarai Asia Talent Cup (2023) dengan dominasi mutlak. Namun, tiket menuju kejuaraan dunia sesungguhnya diraih saat ia berlaga di Eropa.
Pada musim 2025, Veda berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan berhasil finis sebagai Runner-up klasemen akhir. Prestasi luar biasa ini ia raih setelah memenangkan tiga balapan, termasuk kemenangan ganda di sirkuit legendaris Mugello, Italia. Berkat posisi tiga besar di klasemen akhir tersebut, Veda berhak mendapatkan dispensasi untuk membalap di Moto3 pada usia 17 tahun, mendahului aturan batas usia minimal 18 tahun. Debut Gemilang di GP Thailand 2026 Pada seri pembuka musim 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Veda Ega Pratama langsung menunjukkan tajinya. Ia berhasil menempati posisi ke-5 dalam sesi kualifikasi, mengungguli banyak pembalap berpengalaman. Penampilan impresif ini membuatnya dijuluki sebagai "Superstar Baru" dari Asia oleh para pengamat MotoGP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





