Polemik Baru Piala Afrika, Guinea Gugat Gelar 1976 Milik Timnas Maroko

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kontroversi baru mencuat di sepak bola Afrika setelah Federasi Sepak Bola Guinea meminta Confederation of African Football (CAF) meninjau ulang hasil Piala Afrika 1976 yang dimenangkan Timnas Maroko. 

Permintaan tersebut muncul menyusul polemik terbaru terkait keputusan CAF mencabut gelar Piala Afrika 2025 dari Timnas Senegal, dan memberikannya kepada Timnas Maroko.

Baca Juga :
Alasan Jersey Timnas Senegal Belum Pakai Dua Bintang di Piala Dunia 2026, Imbas Gelar Dicabut?
Gelar Piala Afrika Dicabut, Presiden Senegal Murka

Guinea menilai terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan aturan disiplin, khususnya terkait insiden dalam laga penentuan di Addis Ababa pada tahun 1976 silam. 

Guinea U-23
Photo :
  • twitter.com/fgfofficiel

Dalam pertandingan tersebut, Maroko sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit sebelum kembali melanjutkan laga.

Pada sistem kompetisi saat itu, pertandingan terakhir fase grup final menjadi penentu juara. 

Guinea sepat unggul pada menit ke-33 melalui Cherif Souleymane. Maroko kemudian menyamakan skor lewat gol Ahmed Makrouh pada menit ke-86.

Hingga peluit panjang skor 1-1 tidak berubah. Hasil  seri ini cukup bagi Maroko untuk mengamankan gelar Piala Afrika 1976.

Kini, pertandingan yang telah dimainkan 50 tahun lalu itu kembali diungkit di tengah polemik pencabutan gelar Senegal. Guinea kini mengajukan tuntutan resmi kepada CAF, menuntut perlunya penerapan aturan yang konsisten. 

“Kembalikan trofi tahun 1976 kepada kami,” tulis Federasi Sepak Bola Guinea, dikutip dari The Sun.

Kasus ini menjadi kompleks karena regulasi saat ini—yang mengatur kekalahan otomatis 0-3 bagi tim yang meninggalkan lapangan—belum berlaku pada era tersebut. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam menilai apakah hasil pertandingan dapat diubah secara retroaktif.

CAF hingga kini belum mengambil keputusan dan masih mempelajari kasus tersebut. Sengketa ini berpotensi berlanjut ke Court of Arbitration for Sport (CAS) apabila tidak tercapai kesepakatan.

Baca Juga :
Senegal Tolak Kembalikan Trofi AFCON 2025, Kini Disimpan di Fasilitas Militer
Reaksi Keras Pemain Senegal usai Gelar Piala Afrika Dicabut CAF: Mereka Gila!
Mirip Maroko di Piala Afrika 2025, Timnas Indonesia Juga Pernah Juara Gara-gara Lawan Mogok Tanding

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PB WI Kirim 24 Atlet ke Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 di China
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Makin Mencekam, Kapal Selam Nuklir Inggris Terlihat di Laut Arab
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Viral! Wanita Alami Kista di Bahu Diduga Akibat Keseringan Padel
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Eks Penyidik KPK: Jika Yaqut Tahanan Rumah, Semua Tahanan Korupsi Bisa Minta Hal Sama, Kacau dan Rusak Sistem
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Iran Ancam Ranjau Jalur Komunikasi Teluk Persia jika Wilayahnya Diserang
• 14 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.