JAKARTA, KOMPAS.com - Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai terlihat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan volume kendaraan.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala mengatakan, tren kenaikan arus kendaraan ini menjadi indikasi awal dimulainya pergerakan arus balik.
“Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap," kata Marupa dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Sementara itu, berdasarkan data volume lalu lintas pada Minggu (22/3/2026) pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994.
Dia meminta masyarakat memanfaatkan kebijakan yang ada seperti work from anywhere (WFA) dan diskon tarif tol untuk menghindari kepadatan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” lanjutnya.
Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yakni pada 24 Maret serta 28-29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, mulai dari contraflow hingga sistem one way, baik lokal maupun nasional.
Baca juga: Wali Kota Bekasi Imbau Pemudik Jangan Tunda Pulang, Antisipasi Kemacetan Arus Balik
"Rencana penerapan one way nasional dijadwalkan mulai 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang