JAKARTA, KOMPAS.com - Kelurahan Cibubur menargetkan pembersihan SMAN 99 Jakarta di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, yang sempat tergenang banjir pada Sabtu (21/3/2026), rampung dalam satu pekan.
“Satu minggu, karena luas sekolah sekitar 11.012 meter persegi, dengan ruang kelas yang terendam kurang lebih setinggi dada atau sekitar 1,5 meter. Ditambah lumpur yang cukup tebal, ini membutuhkan waktu yang cukup lama,” kata Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cibubur, Heru Kristianto saat ditemui, Senin (23/3/2026).
Baca juga: Banjir 1,5 Meter Terjang SMAN 99 Jakarta, 40 Komputer Rusak
Heru menjelaskan, pembersihan SMAN 99 Jakarta melibatkan 18 personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
"Penyebab banjir ini akibat curah hujan yang sangat tinggi intensitas, kemudian ada salah satu tanggul di RT 6 RW 10, Jalan Shofa Marwa Kelurahan Cibubur jebol, mengakibatkam banjir luapan Kali Cipinang," ungkapnya.
Selain PPSU, pembersihan juga melibatkan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kecamatan Ciracas yang mengerahkan dua unit mobil untuk penyemprotan.
Kepala Sektor (Kasektor) Gulkarmat Kecamatan Ciracas, Sunaryo menargetkan pembersihan lumpur di area luar sekolah dapat rampung dalam satu hari.
“Untuk area luar lapangan sudah kami mulai sejak kemarin. Kami antisipasi agar lumpur tidak mengering karena akan menyulitkan proses pembersihan,” jelas Sunaryo.
Baca juga: Banjir Jakarta Sudah Surut Senin Pagi
Ia memastikan penyemprotan dilakukan hingga ke dalam ruang kelas serta peralatan sekolah yang sempat terendam lumpur.
"Targetnya, sementara kita mengerahkan dua unit. Ini adalah untuk yang khusus untuk sumber air, namanya quick response, dan untuk pressure-nya adalah unit untuk 2.500 memberikan dorongan ke depan, agar kinerja itu lebih maksimal lagi," tuturnya.
Sebelumnya, Tim gabungan melakukan pembersihan SMAN 99 Jakarta di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, usai terdampak banjir Kali Cipinang dengan ketinggian mencapai 1,5 meter, Sabtu (21/3/2026).
Tim gabungan tersebut terdiri dari Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Ciracas, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Ciracas.
Baca juga: Banjir di Jakarta Surut, Sempat Rendam 46 RT
Berdasarkan pantauan Kompas.com, petugas Gulkarmat sektor Ciracas melakukan penyemprotan lumpur yang mengendap di halaman sekolah.
Sementara itu, petugas PPSU membantu pihak sekolah mengangkut bangku dan meja yang masih basah akibat banjir untuk dijemur di lapangan.
Sejumlah lemari berisi buku Al-Qur’an tampak basah dan berlumpur karena terendam banjir.
Tak hanya ruang kelas, ruang guru hingga ruang kepala sekolah di lantai satu juga turut tergenang air.
Baca juga: Banjir Ciracas Tak Kunjung Surut, Camat: Biasanya Hanya 2 Jam
Sejumlah guru bersama petugas PPSU membersihkan lantai yang berlumpur setelah sebelumnya disemprot oleh petugas Gulkarmat.
Terlihat pula sejumlah buku hingga komputer terdampak dan dikeluarkan dari ruang guru serta ruang kepala sekolah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




