Cerita Richard Mainaky Dapat Wejangan Bambang Hartono Usai Bawa Owi/Butet Juara

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Legenda bulu tangkis Indonesia, Richard Mainaky, pernah mendapatkan wejangan dari mendiang Chairman Djarum Group, Michael Bambang Hartono. Obrolan itu terjadi usai Richard mengantarkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Richard menceritakan pengalamannya kepada kumparan. Beberapa hari setelah tiba di Indonesia, Richard bersama Owi/Butet yang baru saja menjuarai ganda campuran Olimpiade 2016 bertemu dengan Michael Bambang Hartono.

"Kami bertiga bertemu almarhum setelah berhasil menjadi juara Olimpiade Rio. Saat itu kami ngobrol banyak soal bulu tangkis, beliau memberikan motivasi yang intinya jangan cepat puas," katanya kepada kumparan, Senin (23/3).

Obrolan saat itu, menurut Richard, lebih ke arah motivasi dan ucapan selamat dari mendiang Michael Bambang Hartono atas prestasi yang ditorehkan Owi/Butet. Richard mengamini bahwa almarhum memiliki dedikasi yang luar biasa di bidang olahraga.

"Beliau senang atas raihan medali emas Owi dan Butet. Almarhum memang memiliki dedikasi yang luar biasa untuk olahraga," terang eks Kabid Binpres PBSI itu.

Richard mengaku bangga memiliki sosok panutan seperti Michael Bambang Hartono. Salah satu hal yang diingatnya tentang almarhum yakni berhasil meraih medali perunggu cabor bridge di Asian Games 2018.

"Raihan prestasi beliau begitu luar biasa. Di usianya yang sudah tidak muda masih memberikan prestasi untuk Indonesia di cabang olahraga bridge," ucapnya.

Richard mengetahui sosok almarhum kala bergabung di PB Djarum. Menurutnya, pelatih, atlet maupun karyawan lainnya selalu diperhatikan kesejahteraannya. Pembinaan atlet juga selalu diperhatikan oleh Michael Bambang Hartono.

Richard melihat almarhum sebagai sosok yang rendah hati serta mau membaur dengan siapa saja tanpa melihat kasta. Menurutnya, almarhum merupakan sosok panutan yang luar biasa.

"Sosok panutan yang peduli dengan olahraga serta memiliki kemampuan dalam hal bisnis," jelasnya.

"Beliau selalu memperhatikan kesejahteraan karyawan. Bagi saya pribadi beliau menjadi teladan dan kebanggaan," tambahnya.

Richard mengucapkan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Michael Bambang Hartono. Ia mendoakan yang terbaik untuk mendiang.

"Saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas wafatnya beliau. Mudah-mudahan amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," imbuhnya.

Adapun Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis siang (19/3) pukul 13.15 waktu Singapura. Jenazahnya tiba di GOR Djarum, Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (22/3) pukul 20.16 WIB. Jenazah tiba diiringi dengan beberapa kendaraan roda empat dan bus.

Michael Bambang Hartono merupakan salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik Djarum bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, Michael Bambang Hartono merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum.

Reporter: Vega Ma'arijil Ula


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Patroli Keliling Rumah Kosong Ditinggal Mudik di Tangerang
• 20 jam laludetik.com
thumb
OpenAI Mulai Pasang Iklan di ChatGPT Gratis
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Rest Area Tol Tangerang-Merak
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Dunia Terjun ke US$4.200, JPMorgan Bongkar Penyebabnya
• 57 menit laluviva.co.id
thumb
Jukir Liar Disebut Sempat Beraksi Sebelum Disbub Kempesi 20 Mobil di Monas
• 22 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.