Sejumlah emiten akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham pada April 2026, usai libur Lebaran.
IDXChannel - Sejumlah emiten akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham pada April 2026, usai libur Lebaran.
Berdasarkan kalender perusahaan tercatat, emiten tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS).
BBNI akan mencairkan dividen dengan total Rp13,02 triliun atau setara 65 persen dari laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,04 triliun.
Sementara pada pemegang saham akan mendapatkan jatah dividen sebesar Rp349 per saham. Cum dividen di pasar tunai dijadwalkan 26 Maret 2026 yang sekaligus menjadi tanggal recording date alias penentuan pihak yang berhak menerima dividen.
Sehingga para pemegang saham akan menerima pembayaran dividen pada 7 April 2026. Pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 9 Maret 2026 lalu.
Selanjutnya, ELPI akan membagikan dividen tunai senilai Rp126 miliar sesuai keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026.
Emiten pelayaran ini akan menyetorkan dividen setara 59 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp213,3 miliar. Investor akan menerima Rp17 untuk setiap saham yang dimiliki.
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 17 Maret 2026, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi terjadi 24 Maret. Sementara cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 26 Maret, sedangkan pembagian dividen dijadwalkan tanggal 9 April mendatang.
Sementara itu, HAIS membagikan dividen tunai sebesar Rp26,1 miliar atau setara 30 persen dari laba bersih tahun 2025 yang sebesar Rp87,1 miliar.
Pemegang saham akan diberikan Rp9,95 per saham dalam pembagian dividen kali ini. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 25 Maret 2026, dan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Maret.
Adapun investor yang berhak mendapatkan dividen HAIS pada 10 April 2026, wajib tercatat sebagai pemegang saham paling lambat 27 Maret 2026.
(DESI ANGRIANI)





