- ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Cikampek, VIVA – Memasuki penghujung libur Lebaran, arus balik mudik mulai menunjukkan peningkatan di berbagai jalur utama, khususnya di ruas tol Trans Jawa dan jalur arteri. Peningkatan volume kendaraan diprediksi akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa cuti bersama.
- Bridgestone Indonesia
Kabar terbaru, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) meningkatkan kesiapan layanan menghadapi arus balik Idulfitri 1447 H/2026, terutama di ruas Tol Jakarta–Cikampek yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.
Berdasarkan data terbaru, lonjakan arus kendaraan mulai terlihat. Pada Shift 1, 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 12.624 kendaraan melintas dari arah Timur menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini meningkat 49,75 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di kisaran 8.442 kendaraan.
Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga kelancaran arus balik. Koordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait dilakukan secara intensif guna memastikan penerapan rekayasa lalu lintas dapat berjalan cepat dan sesuai kondisi di lapangan.
"JTT terus berkoordinasi intensif bersama Kepolisian dan stakeholder terkait untuk memastikan pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan," kata Ria Marlinda
Selain itu, JTT juga mengoptimalkan layanan operasional serta menempatkan personel di sejumlah titik penting di sepanjang ruas Trans Jawa. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi selama periode arus balik.
Di Gerbang Tol Cikampek Utama, sebanyak 22 gardu tol dioperasikan untuk melayani kendaraan menuju Jakarta. JTT juga menyiapkan akses tambahan melalui GT Cikampek Utama 8 guna membantu mendistribusikan arus kendaraan agar lebih merata dan mengurangi antrean.
Dalam situasi tertentu, rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan sistem satu arah (one way) akan diberlakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu puncak arus balik. Selain itu, pengendara diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, bahan bakar mencukupi, serta saldo uang elektronik tersedia.





