Liputan6.com, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 70 sampai dengan KM 36 arah Jakarta ruas jalan tol Jakarta-Cikampek (Tol Japek) pada pukul 18.19 WIB untuk memperlancar arus lalu lintas pada arus balik lebaran 2026.
"Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional atas diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. JTT bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Advertisement
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan waktu perjalanan dengan baik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan laik jalan.
"Selain itu, pengguna jalan diharapkan memastikan kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta kondisi fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan," kata Ria.
Sebelumnya, Polisi mulai menyiapkan strategi pengaturan arus balik Lebaran 2026 sejak H+1. Diperkirakan, sebanyak 66 persen kendaraan akan mengarah ke jalur Trans Jawa.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, lonjakan arus balik telah diantisipasi dari berbagai wilayah. Beberapa titik aglomerasi yang menjadi perhatian antara lain Solo Raya, Semarang, Jabodetabek, Bali, hingga Malang.
“Kami informasikan tentunya strategi untuk arus balik sudah kami siapkan juga. Jadi persentase traffic counting yang menuju ke Jawa Barat, yang menuju ke Trans Jawa, itu, ke Trans Jawa kurang lebih 66 persen. Nanti akan kita kelola pada saat arus balik. Yang ke Jawa Barat itu 33 persen," kata dia kepada wartawan, Sabtu (21/3/2026).




