Terekam CCTV Bawa Karpet, Suami Siri Panik Setelah Bunuh Cucu Mpok Nori

kompas.com
21 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, seorang Warga Negara (WN) Irak tertangkap kamera CCTV berlari membawa gulungan karpet merah setelah membunuh istrinya, Dwintha Anggary yang merupakan cucu seniman legendaris, Mpok Nori.

Menurut pengakuan Fuad, aksinya membawa karpet itu tak memiliki tujuan apapun.

“Pada saat selesai dia membunuh korban, dia takut dan panik sehingga dia membawa karpet itu. Sebenarnya tidak ada tujuan spesifik untuk apa,” ungkap Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah kepada wartawan, Senin (23/3/2026).

Baca juga: Cucu Mpok Nori Sempat Dicari Keluarga: Pintu Kontrakan Terkunci, Sandal Enggak Ada

Dari kontrakan korban, dia juga membawa kabur paspor dan ponsel korban. Sementara pisau yang digunakannya untuk membunuh korban ditinggalkan di atas tumpukan sepatu.

Fuad menduga, ponsel itu menyimpan bukti perselingkuhan Dwintha. Setelah itu, Fuad berusaha melarikan diri. Ia sempat ke Bogor hingga ke Sukabumi.

Fechy mengtakan, Fuad sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya di Sukabumi, tetapi akhirnya mengurungkan niatnya.

Dia kemudian kembali bertolak ke kawasan Ciledug, Tangerang, untuk selanjutnya melarikan diri ke Sumatera.

“Dia pesan bus kalau tidak salah di daerah Ciledug. Jadi lewat darat, mungkin nanti nyebrang nanti di Merak ke Bakauheni,” jelas Fechy.

Baca juga: Polisi Tetapkan Suami Siri Cucu Mpok Nori Jadi Tersangka Pembunuhan

Pelarian Fuad terhenti di Rest Area KM 68 Tol Tangerang-Merak. Tanpa perlawanan, dia pun mengaku telah membunuh Dwintha. Polisi pun membawa Fuad untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, Dwintha yang merupakan cucu seniman legendaris Betawi, Mpok Nori, ditemukan tewas di kontrakannya pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Penemuan bermula saat ibu dan adik korban hendak membangunkannya. Karena tidak ada respons, sang adik mencoba masuk melalui jendela yang terbuka dan menemukan korban telah meninggal.

"Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, dalam keterangannya, Sabtu.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh Eks Suami Sirinya WN Irak

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut keterangan keluarga, Fuad yang merupakan warga negara Irak sempat beberapa kali terlihat di sekitar lokasi rumah korban sehari sebelum kejadian.

Jenazah korban sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi sebelum dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemhan lakukan langkah pengiritan penggunaan BBM
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Suasana Taman Bendera Pusaka Jadi Wisata Piknik Saat Libur Lebaran
• 23 jam laludetik.com
thumb
Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek
• 1 jam laludetik.com
thumb
Sensasi Nasi Liwet dan Sambal Cibiuk di Jalur Mudik Limbangan
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pantauan GT Kalikangkung Siang Ini: Ramai Jelang One Way Nasional Arah Jakarta
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.