PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, yang menghubungkan Bali dengan Jawa Timur, akan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Sabtu (28/3/2026).
Yossianis Marciano Wakil Direktur Utama ASDP mengatakan, lonjakan trafik diperkirakan terjadi dalam rentang tiga hari tersebut, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali dari Pulau Bali menuju Jawa.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima suarasurabaya.net pada Minggu (23/3/2026).
Meski tren peningkatan arus balik sudah mulai terlihat sejak akhir pekan, operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, masih berjalan lancar dan terkendali. Arus kendaraan tercatat bergerak stabil tanpa lonjakan signifikan.
ASDP menjamin kesiapan armada dan optimalisasi layanan terus dilakukan, termasuk pengaturan jadwal kapal dan pola sandar untuk menjaga kelancaran proses bongkar muat.
Arief Eko General Manager ASDP Cabang Ketapang menyatakan, distribusi kendaraan yang merata menjadi faktor utama yang menjaga kelancaran layanan.
“Selama pola kedatangan kendaraan tetap terdistribusi dengan baik, proses operasional di pelabuhan bisa berjalan cepat dan efisien,” katanya.
Sementara itu, data operasional menunjukkan trafik penyeberangan terus meningkat. Pada Minggu (22/3/2026), jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 23.929 orang dalam 156 trip kapal, meningkat 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah kendaraan tercatat 7.377 unit atau naik 14,3 persen, didominasi kendaraan roda dua sebanyak 3.995 unit.
Sementara itu, dari Jawa ke Bali, tercatat 26.424 penumpang dengan total 7.540 kendaraan. Lonjakan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang meningkat 37,3 persen, serta kendaraan logistik yang naik hingga 64,6 persen.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga Hari H, pergerakan penumpang dari Bali ke Jawa mencapai lebih dari 541 ribu orang, sedangkan dari Jawa ke Bali mencapai hampir 247 ribu orang.(saf/rid)




