Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Besok, JTT Siagakan 22 Gardu di GT Cikampek Utama

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta

Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi mulai terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan 285 ribu kendaraan akan kembali menuju wilayah Jabodetabek. Menanggapi lonjakan tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah menyiagakan 22 gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama guna memastikan kelancaran arus kendaraan dari arah Timur Trans Jawa.

Berdasarkan data lalu lintas pada Shift 1 tanggal 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 12.624 kendaraan melintas dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka tersebut menunjukkan kenaikan hampir 50 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya berjumlah 8.442 kendaraan. 

Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, JTT telah menyiapkan sejumlah langkah teknis di lapangan. Di GT Cikampek Utama, sebanyak 22 gardu tol dioperasikan khusus untuk melayani kendaraan yang mengarah ke Jakarta. Selain itu, akses tambahan melalui GT Cikampek Utama 8 juga disiagakan untuk membantu mengurai kepadatan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.

“Langkah ini diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata serta meminimalkan potensi antrean di gerbang tol,” ujar Ria dalam keterangan tertulisnya, Senin 23 Maret 2026.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan oleh pihak kepolisian. Korlantas Polri berencana menerapkan sistem satu arah atau one way mulai dari Gerbang Tol Kalikangkung dengan mempertimbangkan kondisi volume kendaraan di lapangan.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan kembali secara bersamaan pada puncak arus balik. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diberlakukan oleh berbagai instansi maupun perusahaan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyarankan masyarakat untuk mengatur ulang jadwal perjalanan agar arus balik lebih tersebar.

“Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25, 26 atau 27 Maret,” ungkap Aan.

Selain pengaturan waktu, pengguna jalan juga diminta bijak dalam menggunakan fasilitas rest area. Durasi istirahat diharapkan tidak terlalu lama guna memberikan kesempatan bagi pengguna jalan lainnya, terutama saat kondisi padat.

“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol,” tambahnya.

Mengingat proyeksi lonjakan kendaraan yang cukup tinggi, kesiapan dan kesadaran pengguna jalan menjadi kunci utama kelancaran lalu lintas. Perencanaan perjalanan yang matang, termasuk pemilihan waktu kepulangan dan lokasi istirahat, diharapkan dapat menjaga arus balik Lebaran tahun ini tetap lancar dan nyaman.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Tips Belajar Bahasa Baru Secara Otodidak
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek Besok 24 25 Maret 2026, Bogor-Jakarta Diprediksi Hujan Sedang-Lebat
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Alasan Harga Emas Turun Saat Perang Iran vs AS
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG Rilis Wilayah Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Senin 23 Maret 2026, Cek Daftarnya
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.