TABLOIDBINTANG.COM - Saham agensi K-pop HYBE dikabarkan anjlok hingga 15 persen setelah konser jumlah penonton konser comeback BTS ternyata lebih kecil dari perkiraan.
Saham perusahaan tersebut mencatat penurunan intraday terbesar sejak Juni 2022.
Acara konser comeback BTS yang digelar di Gwanghwamun Square pada 21 Maret itu hanya dihadiri sekitar 104.000 penggemar, jauh di bawah estimasi awal polisi yang mencapai 260.000 orang, menurut laporan media Korea Selatan.
Aturam pengendalian massa yang ketat—sebagian dipengaruhi oleh upaya menghindari terulangnya tragedi Itaewon—diduga menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya jumlah kehadiran.
Konser di Seoul tersebut juga disiarkan langsung melalui Netflix, yang dijadwalkan bakal merilis data jumlah penonton dalam waktu dekat.
Dalam pertunjukan berdurasi satu jam itu, BTS membawakan 12 lagu, mulai dari lagu-lagu di album terbaru mereka Arirang hingga hits populer seperti “Dynamite” (2020) dan “Butter” (2021).
Meski jumlah penonton konserlebih rendah dari ekspektasi, konser ini justru mencatat performa kuat di platform streaming. Tayangan tersebut menduduki puncak tangga harian Netflix di sejumlah negara, termasuk Korea Selatan, sepanjang akhir pekan.
Kembalinya BTS ke panggung global terjadi setelah hiatus hampir empat tahun, di mana ketujuh anggotanya menjalani wajib militer di Korea Selatan. Grup ini kini tengah bersiap menjalani tur terbesar mereka, dengan 82 jadwal konser yang telah terjual habis.
Respons awal terhadap album Arirang juga terbilang positif. Album tersebut langsung memuncaki tangga lagu Spotify setelah dirilis, dengan sejumlah lagunya mendominasi peringkat di Spotify dan iTunes. Penjualan hari pertama bahkan mencapai empat juta kopi.
Taruhannya sangat besar bagi BTS dan HYBE. Kesuksesan grup ini akan sangat menentukan masa depan perusahaan, yang meski telah berekspansi secara global dengan mengakuisisi label dari Hollywood hingga Amerika Latin, tetap bergantung pada BTS sebagai sumber utama pendapatan. Selama masa hiatus grup, pertumbuhan laba HYBE sempat melambat.




