Menteri Energi AS Sebut Lonjakan Harga Minyak Belum Tekan Permintaan

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan harga minyak global belum naik cukup tinggi untuk menyebabkan penurunan permintaan. 

Menteri Energi AS Sebut Lonjakan Harga Minyak Belum Tekan Permintaan. Foto: Fox Business.

IDXChannel - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan harga minyak global belum naik cukup tinggi untuk menyebabkan penurunan permintaan. 

Hal tersebut dia ungkapkan pada konferensi energi CERAWeek di Houston, Texas, Senin (23/3/2026).

Baca Juga:
Harga Minyak Brent Melonjak 9 Persen Sepekan, Ditutup Tertinggi sejak Juli 2022

Adapun pasar masih bergejolak dan harga minyak dunia telah berada di atas USD100 per barel akibat perang antara AS-Israel versus Iran.

Pernyataan Wright muncul di tengah salah satu krisis energi terburuk dalam beberapa dekade terakhir setelah penutupan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran utama dan serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah yang menyebabkan kerusakan jangka panjang. 

Baca Juga:
Harga Minyak Berfluktuasi usai Tenggat Waktu 48 Jam yang Ditetapkan Trump untuk Iran

Pemerintahan Trump mengambil sejumlah langkah untuk menenangkan pasar, termasuk melepaskan minyak dari Cadangan Minyak Strategis AS bersama anggota lain dari International Energy Agency. 

Wright mengatakan pada Senin bahwa AS akan melepaskan antara 1 juta hingga 1,5 juta barel minyak per hari, yang pada akhirnya akan ditingkatkan hingga 3 juta barel per hari.

Baca Juga:
Lonjakan Harga Minyak Bayangi Ekonomi AS, Gubernur Fed Stephen Miran Tetap Dukung Rate Cut

Wright mengatakan Asia merupakan wilayah yang paling terdampak oleh guncangan pasar tersebut, sehingga memasok minyak ke kilang-kilang di kawasan itu menjadi prioritas bagi pemerintah AS.

“Kami ingin mengalirkan minyak ke kilang-kilang di Asia dan meminimalkan penurunan aktivitas pengilangan,” ujarnya.

Wright juga mengatakan kondisi Venezuela kini jauh lebih baik dibanding beberapa bulan lalu, setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan pengambilalihan ekspor minyak negara anggota OPEC tersebut oleh AS. Sejauh ini sekitar 200.000 barel per hari produksi minyak mentah telah berhasil dipulihkan.

Setelah melakukan perjalanan ke Caracas bulan lalu dan bertemu dengan presiden sementara Delcy Rodriguez serta mengunjungi ladang minyak, Wright mengatakan bahwa Venezuela pada akhirnya akan menggelar pemilihan umum, meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Gelombang Laut Hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi 24-27 Maret 2026, Ini Wilayah Terdampak
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Konflik Timur Tengah berpotensi lemahkan daya tarik aset Dolar AS sebagai aset lindung nilai
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Simak Jadwal Contra Flow di Tol Jagorawi Selasa, 24 Maret 2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Keluarga Orang Hilang Gelar Aksi Jelang Piala Dunia 2026
• 19 jam laludetik.com
thumb
Terungkap, Gagalnya Rencana Mossad Gulingkan Pemerintah Iran, Netanyahu Frustasi
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.