Jakarta: Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 menurun mulai dari pekan ke-9 sampai pekan ke-11 atau terakhir per 18 Maret 2026.
"Tren kasus campak pada pekan ke-10 sebanyak 1.023 kasus, pada pekan-8 turun menjadi 607 kasus dan pekan ke-11 menjadi 74 kasus saja," kata Aji saat dihubungi, Senin, 23 Maret 2026.
Baca Juga: Kasus Campak Tembus 10 Ribu, Kemenkes Percepat Imunisasi
Ilustrasi campak. Dok. Medcom.id/Istimewa.
Penurunan kasus campak juga diikuti dengan penurunan suspek. Pada pekan ke-9 terdapat 1.314 suspek, pekan ke-10 ada 829 suspek, dan pada pekan ke-11 hanya 112 suspek.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat total ada 13.046 suspek penyakit campak dengan 10.301 kasus terkonfirmasi dan 8 kematian.
Selain itu, terdapat 54 kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di 37 kabupaten/kota di 13 provinsi. Meskipun tren kasus mulai menurun pada akhir Februari 2026, kewaspadaan masyarakat tetap penting untuk mencegah penularan yang lebih luas.




