Kabut Selimuti Jalur Puncak di Arus Balik Lebaran, Pengendara Diminta Waspada

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kabut selimuti Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cipanas, Cianjur di hari kedua momen arus balik. Para pemudik yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya pun diimbau untuk waspada lantaran jarak pandang yang terbatas.

Pantauan detikcom, Senin (23/3/2026), kabut mulai turun dan menyelimuti Jalur Puncak pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB. Jarak pandang pun menjadi terbatas, hanya kurang dari 10 meter.

Baca juga: 12 Ribu Kendaraan Balik ke Jakarta Sejak Kemarin, Pemerintah Imbau Pemudik WFA

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan para pengendara yang dalam perjalanan untuk berwisata ataupun pulang ke Jabodetabek diminta untuk berhati-hati.

"Arus puncak saat ini sudah lancar, tapi jangan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi dalam kondisi kabut. Apalagi jarak pandang kan terbatas. Jadi tetap berhati-hati, melaju dengan kecepatan rendah," kata dia.

Dia juga meminta agar pengendara menepi jika kelelahan atau merasa ngantuk saat melaju di jalur puncak yang dipenuhi jalur berkelok.

"Jangan memaksakan diri, karena diketahui kalau jalur puncak itu ada ang menanjak dan menurun ekstrem, ditambah berkelok. Ditambah dengan kabut, khawatir belokan tak terlihat sehingga memicu terjadinya kecelakaan," kata dia.

Di sisi lain, Andi menyebut di momen arus balik H+2 lebaran, Jalur Puncak sempat mengalami kepadatan dengan volume kendaraan yang melintas mencapai 32 ribu kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil.

"Memang terjadi lonjakan volume kendaraan, tapi setelah diberlakukan empat kali sistem satu arah dan penutupan sementara jalur Puncak dari Tugu Lampu Gentur, arus bisa dengan cepat lancar. Sekitar jam 20.00 WIB, sudah tidak ada antrean kendaraan," kata dia.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Pemudik Sebelum Balik ke Jakarta

Namun, dia memprediksi puncak arus balik dan wisata libur lebaran di Jalur Puncak bakal terjadi di H+3 dan H+4 lebaran.

"Kemungkinan besok dan lusa puncaknya. Tapi kami antisipasi dengan meningkatkan rekayasa lalulintas agar tidak terjadi kemacetan," pungkasnya.




(maa/maa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kinerja TOWR Tumbuh di 2025, Laba Bersih Capai Rp3,68 Triliun
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Ancaman Baru Iran, Pasang Ranjau di Teluk Persia Jika Pulaunya Diserang
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Polri Sebut Arus Balik Lebaran Menuju Jakarta Mulai Meningkat Secara Bertahap
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Krisis Kekurangan Bahan Bakar: Kuba Dilanda Dua Kali Pemadaman Listrik Nasional dalam Sepekan
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
Tak Gentar! Militer Iran Respons Ultimatum Trump Bakal Serang Pembangkit Listrik
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.