FAJAR, JAKARTA – Setelah tampil gacor dengan mencatatkan sejarah di Moto3 Brasil, Veda Ega Pratama kini langsung mengarahkan perhatiannya ke seri berikutnya. Pembalap 17 tahun itu percaya diri (pede) dapat menaklukkan balapan di Amerika Serikat.
Kepercayaan diri Veda bukannya tanpa alasan. Pembalap Indonesia tersebut tampil impresif dengan meraih podium ketiga di Autódromo Internacional Ayrton Senna pada Minggu (22/3/2026) malam WIB. Pencapaian itu membuat rider asal Wonosari ini menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Grand Prix.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tren positif Veda di musim debutnya. Sebelumnya, ia juga sukses finis di posisi kelima pada seri pembuka Moto3 Thailand. Kini, tantangan baru sudah menanti di Circuit of the Americas (CotA), Austin, yang akan berlangsung akhir pekan mendatang.
“Tentunya saya akan mencoba yang terbaik. Saya akan melakukan yang terbaik di race selanjutnya,” ucap pembalap Honda Team Asia itu usai balapan.
Sama seperti di moto3 Brasil, lintasan di Austin masih asing baginya. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda yang dijuluki Walang Salip tersebut.
“Ini bakalan menjadi sirkuit yang baru bagi saya. Tapi saya punya confidence, karena minggu ini saya bisa fight untuk rombongan depan. Mungkin saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang saya lakukan di minggu ini dan mencoba untuk lebih baik di Amerika minggu depan,” terang Veda.
“Mohon dukungannya,” tutur rider asal Gunungkidul tersebut.
Tambahan poin dari seri Brasil membuat Veda Ega Pratama kini telah mengumpulkan total 27 poin dari dua balapan awal Moto3 2026. Raihan tersebut menempatkannya di posisi ketiga dalam klasemen sementara pembalap.





