Pantau - Tokocrypto mencatat lebih dari 4,8 juta pengguna dan menjalin lebih dari 1.000 kemitraan sepanjang 2025, sekaligus memperluas lebih dari 480 pasangan aset kripto berbasis rupiah dalam pengembangan ekosistemnya.
Capaian Kinerja dan Ekspansi 2025Dalam ajang Indonesia Crypto Outlook 2026, manajemen Tokocrypto memaparkan pertumbuhan signifikan dari sisi pengguna, transaksi, dan kolaborasi.
Total transaksi sepanjang 2025 tercatat melampaui Rp50 triliun dengan pertumbuhan pengguna aktif mencapai 75 persen.
Perusahaan juga menghadirkan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah yang memungkinkan transaksi langsung tanpa biaya platform.
Selain itu, Tokocrypto menjalankan 168 program literasi keuangan di 50 kota dengan melibatkan sekitar 125.000 peserta.
“sepanjang 2025 industri kripto menghadapi volatilitas pasar dan dinamika kebijakan global. Ia menyebut kondisi tersebut menjadi ujian bagi pelaku industri untuk memperkuat fondasi bisnis dan kesiapan menghadapi perubahan pasar,” ujar CEO Tokocrypto Calvin Kizana.
Strategi Inovasi dan Fokus 2026Tokocrypto menyiapkan sejumlah inovasi produk pada 2026 yang berfokus pada kemudahan dan keamanan pengguna.
Head of Product and Engineering Tokocrypto Dematio menyebut perusahaan akan menghadirkan fitur gift card serta penyederhanaan top up rupiah melalui sistem QR yang terintegrasi dengan e-wallet dan mobile banking.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem kripto yang inklusif dan terpercaya melalui peningkatan stabilitas sistem, manajemen risiko, serta edukasi pengguna.
Sejumlah penghargaan juga diraih Tokocrypto sepanjang 2025, termasuk sebagai Best Crypto Exchange dan masuk dalam daftar Top 25 Cryptocurrency Spot Exchanges versi CoinMarketCap.




