Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Flores Timur
Puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Flores Timur terjadi di Pelabuhan Larantuka, Nusa Tenggara Timur. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Larantuka mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang, terutama pada masa akhir libur Lebaran.
Kepala PELNI Cabang Larantuka, Yulianto, menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang berangkat menggunakan KM Tidar mencapai 747 orang, sementara penumpang yang turun tercatat sebanyak 524 orang.
Menurut Yulianto, lonjakan ini terjadi akibat gangguan operasional kapal ferry yang tidak dapat berlayar karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
"Kalau tadi malam memang meningkat, biasanya maksimal hanya 500 penumpang. Karena beberapa kapal ferry gagal berlayar akibat gelombang tinggi, kami sudah menyiapkan tim untuk melayani penumpang dari kapal ferry agar bisa dialihkan ke rute Lembata–Kupang," ujarnya kepada tvrinews.com, Selasa, 24 Maret 2026
Secara nasional, PELNI juga mencatat kinerja positif selama periode arus mudik Lebaran 1447 H. Dalam rentang 6 hingga 22 Maret 2026, perusahaan pelayaran pelat merah tersebut melayani total 316.602 penumpang.
Jumlah ini meningkat tipis menjadi 100,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 315.128 penumpang.
Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran, sekaligus peran penting transportasi laut dalam mendukung konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan Indonesia timur.
Editor: Redaktur TVRINews





