Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di ruas tol wilayah Bandung Barat dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang puncak arus balik Lebaran 2026.
Stok BBM dan Fasilitas SPBUKepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, masyarakat dapat mengisi BBM dengan aman di sejumlah SPBU strategis di ruas Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi).
Dua SPBU yang dipantau langsung adalah SPBU 149B dan SPBU 125B, yang menjadi titik transit penting bagi pemudik dari wilayah selatan Jawa Barat menuju Bandung dan Jakarta.
“Semua produk BBM tersedia dan lokasi SPBU cukup luas serta nyaman bagi pengguna jalan,” ujar Wahyudi.
Konsumsi BBM MeningkatSelama libur Lebaran, konsumsi BBM jenis Pertalite dan Pertamax di wilayah tersebut meningkat sekitar 5–10 persen.
Sebaliknya, konsumsi Biosolar menurun hingga 30 persen akibat pembatasan kendaraan berat selama periode mudik dan balik.
Antisipasi Lonjakan PermintaanUntuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina Patra Niaga menyiapkan SPBU kantong (mobile storage) berupa mobil tangki berisi:
- 16.000 liter Pertalite
- 8.000 liter Pertamax
Selain itu, tersedia layanan motorist untuk membantu pengisian BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar saat terjebak kemacetan.
Jaminan Kualitas BBMBPH Migas juga melakukan uji mutu dan volume BBM di SPBU, dengan hasil yang menunjukkan kualitas dan takaran sesuai standar.
Wahyudi mengimbau masyarakat agar mengisi BBM secukupnya dan menghindari titik rawan macet agar perjalanan arus balik tetap lancar dan aman.




