Padatnys Arus Balik di Stasiun Gambir, Ibu Pangku Anak di Tengah Tumpukan Koper

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, disibukkan dengan arus balik Lebaran, Selasa (24/3/2026). Para penumpang tiba di stasiun dengan barang bawaan yang menumpuk.

Setibanya di stasiun, sebagian penumpang duduk berdesakan di ruang tunggu. Beberapa orangtua terlihat memangku anak sambil menjaga koper.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kursi di ruang tunggu hampir seluruhnya terisi. Deretan koper berbagai ukuran berjajar di sisi kursi hingga lorong.

Suara pengumuman keberangkatan, derak roda koper, hingga tangis anak-anak menciptakan suasana riuh khas arus balik.

Baca juga: Gambir Diserbu Arus Balik, Penumpang dari Jatim dan Jogja Padati Stasiun

Di salah satu sudut, seorang ibu terlihat memangku anaknya yang mulai gelisah. Di sampingnya, dua koper besar dan beberapa tas plastik tersusun rapi.

Sang ibu sesekali mengusap kepala anaknya sambil memperhatikan layar informasi keberangkatan.

Perempuan itu, Sati (36), baru tiba dari Purwokerto bersama anaknya. Ia mengaku perjalanan kali ini cukup melelahkan karena harus membawa banyak barang sekaligus menjaga anak.

“Lumayan capek ya, apalagi anak saya masih kecil, jadi harus digendong atau dipangku terus. Tadi di kereta juga sempat rewel karena mungkin sudah bosan,” ujar Sari saat ditemui Kompas.com di ruang tunggu.

Sati pun tidak membawa banyak oleh-oleh dari kampung halaman demi mengurangi beban.

“Paling cuma sedikit makanan ringan. Soalnya sudah bawa koper sama tas, ditambah anak juga, jadi enggak kuat kalau kebanyakan barang,” kata dia.

Penumpang lain, Ganes (22), yang baru tiba dari Bandung, juga merasakan padatnya arus balik di stasiun.

“Tadi di kereta sudah terasa penuh, tapi masih bisa duduk nyaman. Pas sampai sini, wah langsung ramai sekali, kursi penuh, banyak koper di mana-mana,” ujar dia.

Menurut dia, kondisi ini membuat penumpang harus lebih waspada terhadap barang bawaan.

Baca juga: Pulang Lebih Cepat Hindari Puncak Arus Balik, Pemudik Tetap Hadapi Kepadatan

“Kita harus benar-benar jaga barang, jangan sampai lengah. Apalagi kalau bawa banyak tas, kadang susah juga ngatur posisinya,” tambah Ganes.

Sementara itu, penumpang lain, Tyas (29), yang baru tiba dari Solo, mengaku sengaja membawa barang secukupnya agar lebih praktis saat perjalanan.

“Saya memang dari awal sudah niat enggak bawa banyak. Karena pengalaman sebelumnya, kalau kebanyakan barang malah ribet sendiri,” ujar Tyas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Tyas mulanya mengira stasiun tak terlalu padat oleh arus balik. Namun, dugannya meleset.

“Kirain kalau balik sekarang masih agak longgar, ternyata sudah mulai ramai. Tadi cari tempat duduk juga agak susah,” kata Tyas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakistan Desak India Segera Pulihkan Perjanjian Perairan Indus yang Ditangguhkan Sepihak
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Operasional Bank BUMN Setelah Libur Lebaran, Mandiri Hingga BSI
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Arus Balik Pantura Cirebon Padat Mengular
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Warga Protes Tarif Parkir Liar di Kembangan Rp 20.000, Dalihnya THR Lebaran
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Turki usulkan gencatan singkat demi negosiasi akhiri konflik Timteng
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.