Warga Protes Tarif Parkir Liar di Kembangan Rp 20.000, Dalihnya THR Lebaran

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Parkir liar di sekitar kawasan pusat perbelanjaan CNI, Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat dikeluhkan masyarakat.

Dalam unggahan akun Instagram @warga.jakbar, seorang warga mengaku dipaksa membayar parkir motor senilai Rp 10.000 karena musim libur Lebaran. 

"Enggak ikhlas banget, saya baru berhenti sebentar langsung dimintain uang parkir maksa Rp 10.000, katanya Lebaran jadi parkir naik. Padahal kan itu jalanan umum sebenernya dan dekat dari kantor wali kota juga kan," tulis keterangan unggahan tersebut, dikutip Selasa (24/3/2026).

Dalam video lain, terlihat dua juru parkir tengah mondar-mandir di area jalanan depan CNI Kembangan.

Pemilik video juga mengaku ditarik tarif parkir Rp 10.000, padahal dia hanya berhenti sebentar untuk membeli minuman.

Menurut perekam video, ada banyak petugas Satpol PP di sekitar lokasi, tetapi tidak menindak para juru parkir liar ini.

Revi (26), warga Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, mengaku sempat menjadi korban parkir liar tersebut pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026).

"Saya habis dari Puri, emang bawa mobil kebetulan karena ajak adik-adik. Terus mampir ke sini karena kan emang banyak street food gitu ya jajanan, cuma berhenti sebentar enggak turun mobil," kata Revi kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Pengurus Sebut Parkir Bertarif di TPU Kampung Serab Tak Dikelola Resmi

Saat itu, Revi memesan sejumlah makanan dan menunggu di mobil. Namun, karena jalanan yang ramai, Revi akhirnya menepikan mobil agar tidak menimbulkan kemacetan.

Revi kemudian turun dari mobil dan berjalan ke lokasi pedagang tempat ia membeli makanan.

"Habis saya jalan ngambil (makanan), tiba-tiba pas mau masuk mobil disuruh bayar parkir, digetok Rp 20.000 awalnya, sampai kaget saya. Terus pas saya nolak, dia turunin lagi jadi Rp 15.000, katanya sih karena Lebaran, buat THR," ucap Revi.

Revi pun tetap keberatan membayar parkir Rp 15.000 karena ia berhenti tak sampai lima menit.

Ia lantas memberikan uang Rp 10.000 dan mengatakan tak memegang uang receh lagi.

"Saya kasih aja duit Rp 10.000, udah setara sama bayar parkir di basement Mall Puri itu. Dia diem aja tapi enggak ngebantuin pas mobil mau jalan lagi," kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Revi pun menyayangkan maraknya parkir liar dan pungli di kawasan ini. Menurutnya, praktik tersebut sudah berlangsung sejak lama. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilihan HP Samsung dengan Kamera Terbaik di 2026, Mana yang Cocok Dibeli?
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Tegaskan Perlawanan, Penasihat Pemimpin Agung Iran Tuntut Kompensasi Penuh dan Pencabutan Sanksi
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Arus Balik Lebaran 2026 di Ambon: Jam Penyeberangan Ditambah
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 24 Maret 2026 Masih Tutup, Buka Kembali Besok!
• 15 jam laludisway.id
thumb
Tangan Yaqut Tak Diborgol saat Kembali ke Rutan, Ini Jawaban KPK
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.