Siapa sangka, seekor ikan mas justru mencetak sejarah dengan mengemudikan mobil.
Dia adalah Blub, seekor ikan mas yang kini resmi memegang rekor dunia Guinness World Record untuk kategori jarak terjauh yang ditempuh ikan mas dengan kendaraan berbasis sensor gerak dalam satu menit. Ia berhasil mencatatkan jarak sejauh 12,28 meter.
Untuk mencapai pencapaian unik ini, Thomas de Wolf, seorang insinyur komputer asal Belanda, merancang kendaraan khusus untuk Blub. Mobil tersebut dilengkapi akuarium kecil dan sistem kamera sensor gerak yang dapat menerjemahkan pergerakan ikan menjadi arah kendaraan.
Cara kerjanya cukup sederhana, setiap kali Blub bergerak ke sisi tertentu dalam tangki, mobil akan mengikuti arah tersebut. Percobaan ini dilakukan dalam acara televisi Italia, Lo Show dei Record. De Wolf mengaku proyek ini berangkat dari keinginannya membuat sesuatu yang lebih menyenangkan di tengah rutinitas pekerjaannya.
“Pekerjaan saya biasanya cukup monoton, jadi saya ingin menciptakan sesuatu yang bisa menghibur banyak orang, mengubah pekerjaan serius saya menjadi sesuatu yang menyenangkan,” ujarnya.
Meski terdengar seperti eksperimen iseng, teknologi di baliknya berpotensi dikembangkan lebih jauh. Salah satu kemungkinan aplikasinya adalah membantu orang dengan keterbatasan mobilitas.
Untuk saat ini, sistem kamera tersebut baru mampu bekerja optimal dengan warna oranye terang seperti sisik Blub.
“Tujuan kami adalah menunjukkan kepada orang-orang apa yang bisa dicapai dengan teknologi ini, meski tidak selalu digunakan untuk hal serius,” tambah de Wolf.
Dalam percobaan tersebut, Blub sebenarnya hanya perlu mengarahkan kendaraan sejauh 5 meter dalam waktu 60 detik untuk memecahkan rekor. Namun, ia melampaui target dengan performa impresif, mencapai lebih dari dua kali lipat jarak yang ditentukan.
Menariknya, arah pergerakan tidak dibatasi, Blub bahkan diperbolehkan bergerak bolak-balik selama masih dalam durasi waktu yang ditentukan.
Kini, satu pertanyaan tersisa, bagaimana cara memberi tahu seekor ikan mas bahwa ia telah menjadi pemegang rekor dunia?





