JAKARTA, KOMPAS.com - Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pergerakan penumpang yang kembali dari kampung halaman ke Jakarta sudah mulai terlihat sejak Senin (23/3/2026).
“Untuk sementara, dari pantauan kemarin dibandingkan kondisi normal, sudah ada sekitar 80 persen peningkatan jumlah penumpang,” kata Syafrin di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, Selasa (24/3/2026).
Untuk moda transportasi bus, Syafrin mengungkap, tampak peningkatan jumlah penumpang yang kembali dari mudik di tujuh terminal, di antaranya Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.
Selain itu, peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di Terminal Lebak Bulus, Terminal Grogol, dan Terminal Muara Angke.
"Sehingga hari ini kita lihat ada pantauan untuk penumpang yang ke arah Sumatera maupun ke Jawa juga cukup naik, demikian pula halnya yang nantinya dari arah luar Jakarta ke Jakarta akan terjadi puncaknya pada hari ini," ungkapnya.
Demi keselamatan, Syafrin mengimbau penumpang menggunakan layanan resmi terminal saat tiba di Jakarta. Selain itu, para penumpang diimbau tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan.
Baca juga: Di Balik Kemudi Bus AKAP Saat Lebaran, Rahwono “Merajut Toga” Anak-anaknya
"Jangan menggunakan layanan yang tidak resmi karena potensial akan terjadi kriminalisasi di sana. Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan para pemudik yang kembali ke Jakarta," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, arus balik Lebaran mulai terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah bus tampak menurunkan penumpang di jalur kedatangan terminal. Para penumpang yang turun dari bus terlihat membawa koper dan tas besar, juga kardus-kardus besar.
Sementara, sejumlah porter mendatangi penumpang yang baru tiba untuk menawarkan jasa angkut barang. Ojek pangkalan tak mau ketinggalan, turut menawarkan jasanya ke penumpang.
Sebagian penumpang memilih menunggu taksi atau ojek online, sebagian lain melanjutkan perjalanan menggunakan LRT dari Stasiun Kampung Rambutan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




