Menkes Imbau Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam: Ngantuk itu Penyebab Kecelakaan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau para pemudik yang akan kembali usai Lebaran agar tidak memaksakan diri selama perjalanan arus balik. Ia menekankan pentingnya beristirahat secara berkala untuk menjaga keselamatan.

Hal itu disampaikan Budi usai menghadiri flag off one way nasional di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3). Ia menyarankan pemudik memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia.

“Selain itu pesan kami juga, ini perjalanan masih panjang dari sini. Setiap 3 jam kalau bisa berhenti,” kata Budi, Selasa (24/3).

Menurutnya, kelelahan dan rasa kantuk menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas saat periode mudik dan arus balik.

“Karena pengemudi yang ngantuk dan letih itu adalah penyebab kecelakaan dan jadi salah satu masalah kesehatan dan keselamatan yang besar,” tambahnya.

Budi menjelaskan, kecelakaan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga di jalur arteri. Bahkan, kata dia, kecelakaan di luar tol banyak melibatkan pengendara sepeda motor.

“Penyebab kecelakaan juga terjadi banyak pengendara motor, jadi bukan hanya di jalan tol tapi di jalan arteri, ya. Ini lebih susah menanganinya,” sebutnya.

Meski demikian, Budi menyebut angka kecelakaan pada musim mudik tahun ini mengalami penurunan. Ia pun mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam menekan angka tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Lengkap F1 GP Jepang 2026 Pekan Ini: Balapan Siang Hari, Max Verstappen Siap Obrak-abrik Dominasi Kimi Antonelli dan George Russell
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengejaran Pelaku Pencuri Mobil saat Macet Arus Balik Mudik | BORGOL
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Kebun Raya Bogor tambah akses hadapi lonjakan pengunjung libur Lebaran
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Respons Netanyahu atas Penundaan Serangan Besar ke Iran
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Senyum Yaqut Saat Jadi Tahanan Rutan KPK Lagi
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.